Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Dibantu BAZNAS, Usaha Pastry Mitra Binaan di Jaktim Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 15 April 2026 | Sektor ekonomi kreatif, khususnya usaha kuliner, telah menjadi salah satu sektor yang paling cepat berkembang di Indonesia. Banyak usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergerak di bidang kuliner telah berhasil meraih kesuksesan dan menjadi contoh bagi pengusaha lainnya. Salah satu contoh kesuksesan tersebut adalah usaha pastry milik Neneng, yang berlokasi di Jakarta Timur.

Profil Usaha

Usaha pastry milik Neneng, yang bernama “Dapoer Keitha Aneka Pastry”, telah menjadi salah satu usaha kuliner yang paling populer di Jakarta Timur. Usaha ini didirikan oleh Neneng sebagai langkah untuk memanfaatkan keterampilan memasak yang ia miliki. Tujuan utama Neneng menjalankan usaha ini adalah untuk memperkuat stabilitas keuangan keluarga sembari memenuhi permintaan pasar akan camilan berkualitas dengan harga yang kompetitif.

Bantuan dari BAZNAS

Usaha pastry milik Neneng telah mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Bantuan ini berupa permodalan dan pendampingan yang telah membantu Neneng dalam mengembangkan usahanya. Dengan bantuan ini, Neneng telah dapat meningkatkan kualitas produknya dan memperluas jaringan pemasarannya.

Hasil yang Dicapai

Berkat bantuan dari BAZNAS, usaha pastry milik Neneng telah berhasil meraih omzet yang sangat menjanjikan. Dengan kombinasi antara ketekunan pemilik dan dukungan program BAZNAS, Dapoer Keitha Aneka Pastry kini berhasil meraih omzet sekitar Rp16 juta per bulan. Ini merupakan hasil yang sangat memuaskan, terutama karena usaha ini masih relatif baru dan belum memiliki pengalaman yang luas di bidang kuliner.

Komentar dari Sekretaris Utama BAZNAS

Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., M.A., menegaskan bahwa program BMD memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro di tingkat desa atau kelurahan agar mereka memiliki akses permodalan dan bimbingan yang tepat. “Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan bahwa pelaku usaha kecil seperti Neneng mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas,” jelas Subhan Cholid dalam keterangan tertulis.

Subhan menambahkan, hasil yang dicapai oleh Neneng juga menjadi bukti dari keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS RI. “Kami sangat mengapresiasi kegigihan Neneng dalam memanfaatkan fasilitas BMD sehingga usahanya mampu menghasilkan omzet yang stabil dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarganya,” ujarnya.

Dengan demikian, usaha pastry milik Neneng telah menjadi contoh bagi pengusaha lainnya tentang bagaimana bantuan dari lembaga seperti BAZNAS dapat membantu meningkatkan kesuksesan usaha. Ini juga menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan dukungan yang tepat, usaha kecil dapat berkembang menjadi usaha yang sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. OJK Percepat Program 3 Juta Rumah, SLIK Diperbarui untuk …

About Nikolaj Møller 134 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*