Situs Portal Berita Stiperamuntai – 05 April 2026 | Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melepas 150 alumni Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) untuk bertugas mempercepat transformasi digital di sekolah dasar di wilayah 3T melalui Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital.
Latar Belakang Program
Program ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sekolah dasar di wilayah 3T, yang merupakan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa teknologi bukan sekadar alat bantu saja, melainkan penentu arah masa depan pendidikan Indonesia.
Ia mendorong agar kesenjangan digital di dunia pendidikan segera dijembatani secara nyata. Ia menekankan pentingnya inovasi metode pembelajaran, khususnya di wilayah 3T, agar proses belajar lebih efektif dan menyenangkan dengan dukungan teknologi.
Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital
Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital merupakan salah satu wujud nyata dari filosofi LPDP, yaitu memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini diarahkan secara khusus untuk memperkuat transformasi digital pendidikan melalui pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID).
Direktur Utama LPDP, Sudarto, memaparkan bahwa lembaganya telah mendukung puluhan ribu penerima beasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, dengan komitmen kuat pada perluasan akses, termasuk daerah afirmasi yang kerap tertinggal dalam arus pembangunan.
Dampak Program
Program Alumni Pejuang Digital diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di sekolah dasar di wilayah 3T. Dengan demikian, proses belajar dapat menjadi lebih efektif dan menyenangkan dengan dukungan teknologi. Program ini juga diharapkan dapat memperluas akses pendidikan di daerah 3T dan memperkuat komitmen LPDP untuk memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pesan yang lebih dalam dari sekadar agenda penguatan digital pendidikan, bahwa beasiswa negara bukan hadiah yang berhenti di gedung wisuda. Ia menekankan bahwa saat negara telah berinvestasi pada seseorang, saatnya investasi itu dikembalikan, bukan dalam bentuk laporan, melainkan lewat dampak yang bisa dirasakan langsung oleh siswa di daerah yang kadang luput dari perhatian.
Program Alumni Pejuang Digital merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen LPDP untuk memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di sekolah dasar di wilayah 3T dan memperkuat komitmen LPDP untuk memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Persiapan dan Pelaksanaan TKA di Indonesia: Upaya Meningk… Seleksi Paskibraka 2026: Proses Objektif dan Adil untuk M… Mendikdasmen Ancam Sanksi Tegas Pengawas Curang di TKA Pengumuman SPAN-PTKIN 2026: Cara Cek Kelulusan dan Inform… Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Raih Prestasi Gemilang di … Mendikdasmen Pastikan SPMB 2026 Kedepankan Prinsip Inklusif Tragedi Siswa SMP di Siak: Detik-detik Kematian dan Upaya… Kick Off: Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026… PIP April 2026 Cair: Cara Cek Penerima dan Status Dana Te… Alumni FEB Berbagi Pengalaman dan Wawasan pada Kegiatan K… Kedubes AS di Jakarta Gelar Konferensi Alumni United, Mer… Lawan Pelecehan di Kampus: Cara Ciptakan Ruang Aman Bersama Gus Ipul Ungkap Siswa Sekolah Rakyat Lebih Percaya Diri d… UMY Minta Pemerintah Benahi Ketimpangan Penerimaan Mahasi… TKA SD Surabaya Dipantau Langsung Wamendikdasmen, Kualita… Sekolah Rakyat Nyalakan Asa Putri Penjual Nasi Goreng Kej…
Leave a Reply