Situs Portal Berita Stiperamuntai – 17 April 2026 | Upaya untuk mendorong berbagai inovasi terus dilakukan oleh Universitas Brawijaya Malang. Salah satu inovasi yang dikelola oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains & Tehnologi (DIKST) Universitas Brawijaya Malang adalah peluncuran BOUMI, brand personal care anak berbasis bahan alami dan essential oil.
Latar Belakang
Wakil Rektor V bidang Riset dan Inovasi, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si, Ak, mengapresiasi upaya yang dilakukan DIKST guna menindaklanjuti hilirisasi. Menurutnya, ikhtiar untuk menghadirkan berbagai produk Atsiri relatif panjang dan konsistensi terus dijaga bahkan produk-produk Atsiri sampai di masyarakat.
Proses Pengembangan
Tantangan yang dihadapi adalah riset dan development yang dibangun oleh Universitas Brawijaya Malang. Salah satunya adalah disiapkannya 20 hektar untuk tanaman Atsiri pada tahun 2020 sebelum pandemi. Pada tahun 2024, terjalin partner dengan Martatilar, yang melahirkan sejumlah produk, salah satunya rambut jagung dan selasih.
Produk BOUMI
Produk BOUMI merupakan langkah penting sejak dilakukan kerja sama dengan Martatilaar. UB terjun dalam menyiapkan personal care dari sabun, minyak rambut hingga hand sanitizer. Dias Satria, S.E., M.App.Ec., Ph.Kepala Pusat Informasi dan Transfer Tehnologi yang berada di bawah naungan DIKST, mengaku bahwa produk BOUMI merupakan hasil penelitian yang sangat lama melibatkan penelitian ahli di bidangnya.
Produk BOUMI diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat dan selanjutnya akan dipasarkan secara luas melalui Badan Layanan Umum (BLU) UB untuk memasarkannya. Ketua Institut Atsiri UB, Prof.Dr.Drs.Warsito,MS, mengungkapkan keberhasilan dalam peluncuran produk kali ini sebagai langkah maju yang juga merupakan kerja keras dari peneliti, universitas dan pihak swasta termasuk Batu Love Garden (BALOGA).
Keberhasilan ini juga merupakan bukti bahwa kerja sama antara universitas dan pihak swasta dapat membawa hasil yang positif. Dengan demikian, diharapkan produk BOUMI dapat menjadi contoh bagi pengembangan produk lainnya yang dapat membantu masyarakat.
Leave a Reply