Peran Seni dalam Membentuk Identitas Kota
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 27 April 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan pidato kebudayaan dalam pembukaan dies natalis ke-56 Institut Kesenian Jakarta (IKJ) di Auditorium IKJ, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). Dalam pidatonya, Rano Karno menekankan bahwa seni memiliki peran fundamental dalam membentuk identitas kota.
Peran Seniman dalam Membentuk Ekosistem Seni
Rano Karno juga menekankan bahwa seniman hari ini tidak cukup hanya mencipta, tetapi juga harus menjaga ekosistem dan memahami bahasa dunia tanpa kehilangan aksen kampung halamannya. Menjadi global tidak boleh membuat kita asing terhadap akar sendiri.
Seniman harus dapat menciptakan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki makna dan pesan yang dapat mempengaruhi masyarakat. Dengan demikian, seniman dapat membantu membentuk identitas kota dan membuat kota menjadi lebih hidup dan berbudaya.
Peran Pemerintah dalam Membentuk Kebudayaan Kota
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang IKJ sebagai mitra strategis dalam pembangunan kota yang berbudaya dan inklusif. IKJ berperan strategis sebagai rahim kebudayaan yang tak hanya membentuk seniman, tetapi juga arah peradaban kota.
Oleh karena itu, IKJ diharapkan menjadi laboratorium kreatif yang melahirkan gagasan besar untuk menjawab tantangan urban. Dari IKJ, diharapkan lahir gagasan tentang bagaimana membuat Jakarta lebih manusiawi, berbudaya, inklusif, dan berani menyapa dunia.
Seni memiliki cara yang ajaib untuk merawat ingatan, sering kali lebih jujur daripada pidato pejabat. Dengan demikian, seni dapat membantu membentuk identitas kota dan membuat kota menjadi lebih hidup dan berbudaya.
| No | Peran | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Seni | Membentuk identitas kota |
| 2 | Seniman | Menciptakan karya yang memiliki makna dan pesan |
| 3 | Pemerintah | Membentuk kebudayaan kota dan mendukung seniman |
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa seni memiliki peran penting dalam membentuk identitas kota. Seniman, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja sama untuk membentuk kebudayaan kota yang berbudaya dan inklusif.
Leave a Reply