Pendampingan Psikologis untuk Korban Kekerasan Daycare
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 27 April 2026 | Pemerintah Kota Yogyakarta telah membentuk tim pendampingan psikologis untuk anak-anak korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Tim ini dibentuk setelah aparat kepolisian menggerebek daycare tersebut beberapa waktu lalu.
Latar Belakang Pembentukan Tim
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa pembentukan tim ini dilakukan setelah menerima audiensi dari para orang tua korban kekerasan daycare. Orang tua korban meminta perlindungan untuk anak-anak mereka, termasuk pendampingan psikologis karena anak-anak telah mengalami kekerasan dan penelantaran di daycare.
Perlakuan Kekerasan di Daycare
Hasto Wardoyo mengatakan bahwa dari audiensi dengan orang tua korban, mereka mengeluhkan perlakuan kekerasan yang dialami anak-anak mereka selama diasuh di daycare. Perlakuan kekerasan tersebut membuat orang tua korban merasa sedih dan ingin mendapatkan perlindungan untuk anak-anak mereka.
Aparat Kepolisian dan Proses Hukum
Hasto Wardoyo mengatakan bahwa aparat kepolisian telah bertindak cepat dengan menggerebek daycare dan melakukan pemeriksaan maraton kepada pengelola. Proses hukum akan terus berjalan untuk menindaklanjuti kasus kekerasan daycare ini.
Kesimpulan
Pembentukan tim pendampingan psikologis untuk korban kekerasan daycare di Yogyakarta merupakan langkah yang tepat untuk memberikan perlindungan dan pendampingan psikologis kepada anak-anak korban kekerasan daycare. Dengan kerja sama antara Pemkot Yogyakarta, KPAI, dan dinas terkait, diharapkan anak-anak korban kekerasan daycare dapat mendapatkan perlindungan dan pendampingan psikologis yang mereka butuhkan.
Leave a Reply