Persiapan Matang untuk Jemaah Haji Indonesia
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah tiba di Tanah Suci dan langsung menggelar rapat koordinasi serta pengecekan lapangan. Langkah cepat ini dilakukan untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia kloter pertama yang dijadwalkan tiba pada 22 April 2026.
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 19 April 2026 | Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, mengatakan bahwa persiapan matang sangat krusial demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. “Jadi jemaah kita yang kloter pertama itu akan tiba Insya Allah di Arab Saudi pada tanggal 22 April 2026. Tentu kita perlu persiapan yang matang untuk menyambut kedatangan jemaah tersebut,” ujar Syarif.
Visi Tri Sukses Haji
Kesiapan layanan ini sejalan dengan visi Tri Sukses Haji yang dicanangkan oleh Kementerian Haji dan Umrah, yaitu Sukses Ritual, Sukses Ekosistem Ekonomi, dan Sukses Peradaban. Petugas yang hari ini sudah hadir akan melakukan rapat persiapan koordinasi, termasuk pengecekan lapangan, lokasi di mana sektor mereka bekerja.
Pelayanan haji tahun ini juga menitikberatkan pada program yang ramah lansia, ramah perempuan, dan ramah disabilitas demi menciptakan ibadah yang aman dan nyaman. Terkait hal tersebut, Syarif menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor memegang peranan penting.
Koordinasi Lintas Sektor
“Koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Contohnya dengan pihak pengelola konsumsi, pihak pengelola hotel, pihak pengelola bis untuk angkutannya, dan lain sebagainya,” terangnya.
| No | Layanan | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Pengelola Konsumsi | Pengelolaan konsumsi jemaah haji |
| 2 | Pengelola Hotel | Pengelolaan akomodasi jemaah haji |
| 3 | Pengelola Bis | Pengelolaan transportasi jemaah haji |
Penutup
Melalui pengecekan komprehensif ini, diharapkan seluruh petugas dapat menghadirkan narasi kegembiraan dan pelayanan maksimal selama penyelenggaraan haji. “Sehingga persiapan nanti diharapkan tanggal 22 itu Insya Allah semua petugas sudah memahami lokasinya, tugas dan fungsinya sebagaimana yang sudah dibimtekkan dan bisa melayani kedatangan jemaah,” tutup Syarif.
Leave a Reply