Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB

Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB
Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 12 Mei 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menghadirkan program Balai Ternak, salah satunya di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Balai Ternak yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi program Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI di berbagai daerah.

Program Balai Ternak

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan komitmen BAZNAS dalam memastikan program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi mustahik. "Kami ingin memastikan, salah satu program utama BAZNAS, yakni pemberdayaan umat melalui Balai Ternak di NTB, benar-benar memberikan manfaat, bukan sekadar laporan yang menyenangkan. Dan saya pastikan, memang memberikan manfaat," ujar Sodik, di Balai Ternak Lombok Tengah, NTB.

Manfaat Program

Sodik menjelaskan, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik, dengan total 57 ekor sapi Bali, yang terdiri atas satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. Sodik menyampaikan, untuk total bantuan yang dialokasikan BAZNAS dalam program Balai Ternak di Lombok Tengah ini sebesar Rp806.250.000, dengan unit cost sekitar Rp26.875.000 per peternak.

"Bantuan tersebut mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, bantuan ternak dan pakan, hingga penguatan sistem peternakan terintegrasi," jelas Sodik. "Alhamdulillah dari program ini mampu meningkatkan pendapatan peternak sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi penghasilan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas," lanjutnya.

Evaluasi dan Pengembangan

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan program serupa di berbagai wilayah, termasuk peluang penambahan titik di NTB, dengan indikator keberhasilan pada perkembangan usaha dan dampak ekonomi yang dihasilkan. Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat, pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terus mendukung pelaksanaan program BAZNAS di daerah.

"Kami (BAZNAS) juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pasar dan mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat serta peningkatan ekonomi desa," kata Sodik. Turut hadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si., Ketua Mahkamah Konstitusi RI Periode 2013-2015 Prof. Dr. H. Hamdan Zoelva, SH., MH., Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli.

Program Balai Ternak ini merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat, terutama peternak di daerah-daerah yang membutuhkan. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

About Nikolaj Møller 384 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*