Situs Portal Berita Stiperamuntai – 26 April 2026 | Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan Kota Metro menjadi daerah di Provinsi Lampung yang mulai melakukan digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai bentuk transformasi digital penyaluran bantuan sosial.
Latar Belakang Digitalisasi Bantuan Sosial
Digitalisasi bantuan sosial tersebut dapat membuat penyaluran bantuan sosial lebih transparan, kemudian mengurangi inclusion error atau exclusion error (kesalahan data penyaluran) yang cukup banyak ditemukan.
Manfaat Digitalisasi Bantuan Sosial
Dengan digitalisasi bantuan sosial, maka akan membuat data semakin akurat, penyaluran tepat sasaran dan transparan. Program ini juga menjadi prioritas Presiden di bawah arahan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan tengah diujicobakan di 42 kabupaten dan kota di Indonesia.
Program digitalisasi bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena semua terdata dan terbantu sesuai sasaran.
Pelaksanaan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kota Metro
Dari 42 kabupaten dan kota yang tengah melakukan uji coba penerapan digitalisasi bantuan sosial, Kota Metro menjadi daerah di Provinsi Lampung yang terpilih untuk melakukan uji coba sebelum digitalisasi bantuan sosial secara luas diterapkan.
Pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial tersebut saat ini menyasar program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai atau bantuan sembako yang dilakukan penyalurannya melalui Kementerian Sosial.
Jika hasil uji coba digitalisasi bantuan sosial di 42 kabupaten dan kota tersebut positif, maka program ini akan dikembangkan secara nasional.
Konklusi
Dengan demikian, digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro Lampung merupakan langkah maju dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya digitalisasi bantuan sosial, diharapkan penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan akurat.
Leave a Reply