Situs Portal Berita Stiperamuntai – 29 April 2026 | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu daycare (tempat penitipan anak) di Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini terjadi di sebuah daycare yang beroperasi selama satu tahun. Polisi kemudian menggerebek daycare tersebut pada Jumat (24/4) setelah menerima laporan tentang dugaan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat itu. Hingga saat ini, sedikitnya ada 53 anak yang terindikasi mengalami kekerasan dari 103 anak yang dititipkan di daycare.
Tanggapan Menteri PPPA
Menteri Arifah Fauzi menyampaikan simpati mendalam kepada anak-anak korban dan keluarga yang terdampak. Ia menegaskan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditawar. Setiap bentuk kekerasan pada anak adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apapun.
Arifah Fauzi juga menegaskan bahwa KemenPPPA mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini secara profesional dan berkeadilan, serta mendorong penguatan koordinasi dengan lembaga terkait, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), guna menjamin perlindungan maksimal bagi korban.
Upaya Pemulihan dan Pencegahan
KemenPPPA bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait telah dan akan terus memberikan pendampingan psikososial bagi korban dan keluarga. Upaya ini juga mencakup memastikan layanan pemulihan berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan, mengevaluasi sistem pengawasan serta perizinan daycare, meningkatkan edukasi publik mengenai hak anak dan pengasuhan yang aman, serta memperkuat sistem pengaduan dan respons cepat terhadap kasus kekerasan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap lembaga pengasuhan anak. KemenPPPA akan terus mengawal proses penanganan sekaligus memastikan pemulihan korban berjalan optimal.
Perlindungan anak harus menjadi prioritas bagi kita semua. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa anak-anak kita aman dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Leave a Reply