Situs Portal Berita Stiperamuntai – 29 April 2026 | Umat Islam bertadarus usai menunaikan Shalat Subuh di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau kepada jemaah haji Indonesia, terutama para lanjut usia (lansia) agar tidak memaksakan diri melakukan shalat Arbain di Masjid Nabawi demi menjaga kondisi kebugaran selama di Madinah.
Shalat Arbain Bukan Rukun Haji
Shalat Arbain mengacu pada shalat selama 40 waktu berturut-turut secara berjamaah di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Biasanya shalat Arbain berlangsung selama delapan hari. Menurut Petugas Bimbingan dan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi Anis Diyah Puspita, shalat Arbain bukan menjadi bagian dari rukun haji atau rangkaian amalan wajib haji.
Jemaah, kata dia, harus menjaga kondisi tetap prima sebelum puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Apalagi haji adalah di Arafah, sehingga prosesi wukuf merupakan salah satu rukun haji yang tidak bisa ditinggalkan.
Perhatian Khusus untuk Jemaah Lansia
Dari sekitar 203.000 peserta haji reguler Indonesia, sebanyak 44.432 orang merupakan haji lanjut usia (lansia). Hal itu menjadi perhatian bagi pendamping, ketua regu (karu), ketua rombongan (karom), serta para petugas haji.
Anis mempersilakan jika jemaah haji ingin menggelar shalat di Masjid Nabawi. Namun, apabila kondisi tidak memungkinkan karena tidak fit atau kelelahan fisik, dianjurkan untuk shalat di pemondokan saja.
Jadwal Ibadah Haji
| Tanggal | Kegiatan |
|---|---|
| 22 April 2026 | Jemaah haji gelombang I tiba di Madinah |
| 7 Mei 2026 | Jemaah haji gelombang II tiba di Jeddah, Arab Saudi |
| 26 Mei 2026 | Wukuf di Arafah |
Jemaah haji Indonesia akan melaksanakan ibadah puncak haji berupa wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026. Dengan demikian, jemaah haji diharapkan dapat menjaga kondisi kebugaran dan kesehatan selama melaksanakan ibadah haji.
Leave a Reply