Situs Portal Berita Stiperamuntai – 02 Mei 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, harus menjadi pelajaran penting dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian di Indonesia.
Latar Belakang Kecelakaan
Ia menegaskan bahwa peristiwa yang melibatkan kereta Commuter Line dan kereta api jarak jauh tersebut perlu dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh oleh seluruh pihak yang terlibat.
Tindakan Pemerintah
Pemerintah bersama operator kereta api, lanjutnya, akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah insiden serupa terjadi kembali di masa mendatang.
Selain itu, Kementerian Perhubungan memberikan kewenangan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi secara objektif terkait penyebab kecelakaan tersebut.
Dampak Kecelakaan
Dudy juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut yang menyebabkan korban meninggal dunia maupun luka-luka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat hingga pukul 13.26 WIB jumlah korban meninggal dunia mencapai 15 orang, sementara 88 orang lainnya mengalami luka-luka.
Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban yang mengalami luka-luka saat ini mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan juga mengunjungi para korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi guna memastikan penanganan medis berjalan optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Pemerintah dan operator kereta api harus bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian di Indonesia, sehingga kecelakaan seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Leave a Reply