Situs Portal Berita Stiperamuntai – 06 Mei 2026 | Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya budaya membaca buku sebagai salah satu instrumen medis ringan untuk menjaga kesehatan jiwa masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan mental kelompok rentan.
Pentingnya Membaca Buku
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes dr. Imran Pambudi mengatakan bahwa peringatan Hari Buku Sedunia setiap 23 April merupakan momentum tepat untuk mengampanyekan literasi sebagai intervensi kesehatan untuk mengurangi kecemasan.
"Membaca bukan sekadar aktivitas budaya, tetapi menawarkan jeda tenang yang mampu menurunkan ketegangan saraf dan menata ulang pikiran di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern," kata dia.
Manfaat Membaca Buku
Kemenkes melaporkan pada banyak kajian ditemukan aktivitas membaca secara konsisten selama 20 hingga 30 menit setiap hari dapat membantu otak melatih daya ingat dan kognitif. Dengan begitu hal ini menjadi krusial dalam mencegah penurunan fungsi mental seiring bertambahnya usia.
Pengembangan Klub Buku
Di sisi sosial, dr. Imran mendorong pengembangan klub buku di tingkat komunitas sebagai strategi pencegahan isolasi sosial, sekaligus untuk mengurangi rasa kesepian yang sering menjadi pemicu masalah kesehatan jiwa pada kelompok rentan.
"Literasi yang inklusif, seperti penyediaan buku di ruang publik dan sesi baca lintas generasi, dapat menjadi bagian dari strategi kesehatan masyarakat yang sederhana namun berdampak besar," kata dia, seraya menyarankan masyarakat untuk mulai membatasi penggunaan layar ponsel sebelum tidur dan beralih ke buku cetak guna meningkatkan kualitas tidur dan memberikan waktu istirahat yang berkualitas bagi otak.
Dr. Imran juga menyampaikan harapan agar buku secara nasional dapat dipandang sebagai alat transformasi pribadi untuk membangun batin yang lebih sehat dan komunitas yang lebih erat seiring dengan ditunjuknya Kota Rabat di Maroko sebagai World Book Capital oleh UNESCO pada peringatan Hari Buku Sedunia 2026 ini.
Kesadaran Membaca Buku
Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk membaca buku dan mengembangkan klub buku di tingkat komunitas. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan jiwa mereka.
Dengan membaca buku, masyarakat dapat menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, membaca buku juga dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki kesehatan mental.
Oleh karena itu, marilah kita jadikan membaca buku sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan jiwa mereka.
Leave a Reply