KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Massal Rendah Emisi dan Pemanfaatan Energi Hijau

KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Massal Rendah Emisi dan Pemanfaatan Energi Hijau
KAI Divre II Sumbar Perkuat Transportasi Massal Rendah Emisi dan Pemanfaatan Energi Hijau

Pengembangan Transportasi Massal Rendah Emisi

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 Mei 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi melalui pengembangan layanan transportasi massal rendah emisi, pemanfaatan energi terbarukan, serta penerapan efisiensi energi di lingkungan operasional perusahaan.

Sebagai moda transportasi massal berbasis rel, kereta api memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dalam satu perjalanan dengan konsumsi energi yang lebih efisien, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Emisi Kereta Api vs Kendaraan Pribadi

Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30–40 gram CO₂ per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang mencapai 150–200 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Dengan tingkat efisiensi tersebut, penggunaan kereta api dapat menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.

Moda Transportasi Emisi CO₂ per Penumpang per Kilometer
Kereta Api 30-40 gram
Kendaraan Pribadi 150-200 gram

Penggunaan Moda Transportasi Kereta Api di Sumbar

Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan, terutama melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota. Dari jumlah pelanggan tersebut, penggunaan moda transportasi kereta api diperkirakan telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 12.000 ton CO₂ per tahun dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.

Pemanfaatan Energi Hijau

Sebagai bagian dari implementasi energi hijau, KAI Divre II Sumbar juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024 dengan kapasitas 40,7 kWp. Pemanfaatan energi surya ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional serta mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan yang setara dengan penanaman sekitar 570 pohon, serta berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ per tahun. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan PLTS juga meningkatkan efisiensi operasional melalui pengurangan konsumsi listrik dari sumber energi konvensional.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong dekarbonisasi sektor transportasi, di mana penguatan transportasi publik berbasis rel menjadi salah satu strategi utama untuk menciptakan sistem transportasi yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa momentum Hari Bumi menjadi pengingat pentingnya peran transportasi publik dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau di sektor transportasi melalui peningkatan layanan yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat.

About Albina Potushnyak 378 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*