Pendahuluan
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 12 Mei 2026 | Universitas LIA melalui Japan Center UL-KUIS (University of LIA-Kanda University of International Studies) baru-baru ini menyelenggarakan Public Lecture bertajuk “Deep Dive into Japan’s Food Industry: Innovation in Packaging & Career Paths for Foreign Talents”. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dan masyarakat umum tentang sejarah industri pangan di Jepang serta strategi membangun karir internasional.
Inovasi Industri Makanan Jepang
Prof. Kubo Yoshihiro dari Tsuji Institute, Japan, membawakan topik “Globalization and Localization in Japan Food Packaging”. Beliau menjelaskan tentang perkembangan industri pengemasan makanan di Jepang dan bagaimana industri pengemasan di Jepang beradaptasi dengan tren global namun tetap mempertahankan karakteristik lokal yang fungsional dan estetis. Materi ini memberikan perspektif baru bagi peserta mengenai pentingnya inovasi desain dalam memenangkan pasar internasional.
Kubo menjelaskan, masa depan industri pangan ada pada harmoni antara inovasi teknologi dan penghormatan terhadap akar budaya lokal. “Kita harus mampu memadukan efisiensi modern dengan nilai-nilai tradisi untuk menciptakan kolaborasi global yang saling menghormati dan membawa perdamaian bagi dunia,” katanya.
Bisnis Industri Makanan Jepang
Fazrina Aulia, Business Analyst dari Indonesia Soken, menjelaskan mengenai bisnis industri makanan yang mencakup strategi bisnis, industri makanan Jepang, dan peluang karir di industri makanan Jepang. Sesi ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana industri makanan Jepang bekerja dan bagaimana peluang karir yang ada di dalamnya.
Kerja Sama dan Pendidikan
Selain pemaparan materi, dilaksanakan pula penandatanganan kerja sama antara Universitas LIA dengan KAMIJI (Komunitas Alumni Magang dan Industri Jepang Indonesia). Para pekerja dari Jepang yang sudah kembali ke Indonesia akan melanjutkan studi di Universitas LIA sehingga kedepannya mereka akan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak, baik di Indonesia atau bila akan kembali ke Jepang.
Assoc. Prof. Dr. Siti Yulidhar Harunasari, M.Pd., Rektor Universitas LIA, mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis Universitas LIA dalam memastikan mahasiswanya memiliki daya saing global yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Yulidhar menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk membuka akses seluas-luasnya bagi talenta lokal agar dapat berkarir secara profesional di Jepang.”
Kehadiran peserta yang terdiri dari unsur mahasiswa dan umum menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sektor industri pangan dan peluang bekerja di luar negeri. Penandatanganan MoU dengan KAMIJI diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan berbagai program yang menguntungkan kedua belah pihak.
Leave a Reply