Situs Portal Berita Stiperamuntai – 14 April 2026 | DPC Partai Demokrat Kota Salatiga, Jawa Tengah saat ini sedang menghadapi dinamika internal partai yang bergejolak. DPC Partai Demokrat Kota Salatiga telah menyerahkan persoalan internal partai ke DPD Partai Demokrat Jawa Tengah.
Latar Belakang Persoalan
Persoalan internal partai ini diduga berawal dari kesepakatan 3 caleg terpilih untuk mengganti dana perolehan suara kepada caleg di bawahnya yang tidak lolos parlemen (DPRD Kota Salatiga). Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga, Diah Sunarsasi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat terkait persoalan internal partai itu ke DPD Partai Demokrat Jawa Tengah.
Penjelasan dari Ketua DPC
Tanggapan dari Caleg Terpilih
Caleg terpilih telah menandatangani surat pernyataan atau pakta integritas pada 9 Juli 2024. Dalam surat pernyataan itu, apabila hingga 8 Nopember 2024 caleg terpilih tidak melaksanakan kewajibannya, maka secara otomatis mengundurkan diri dari anggota DPRD Kota Salatiga. Juriyanto, caleg Partai Demokrat Dapil 4 Argomulyo, membenarkan adanya kesepakatan mengganti dana perolehan suara dari caleg terpilih dan mengungkapkan kekecewaannya karena mereka ingkar janji.
Yohanes Tunggul Wahyu Harianto, caleg Partai Demokrat Dapil 1 Sidomukti, juga menyampaikan hal yang sama, bahwa seharusnya mereka memenuhi janjinya untuk mengundurkan diri sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani sendiri.
Tanggapan dari Anggota DPRD
Ari Widiyatmoko, anggota DPRD Kota Salatiga Partai Demokrat dari Dapil 3 Tingkir, membantah bahwa dirinya belum mengembalikan dana perolehan suara kepada caleg yang tidak lolos parlemen. Menurut Ari, semua caleg gagal sudah dilunasi pengembalian dana perolehan suara, hanya seorang yang belum karena tidak bisa dihubungi.
Andreas Yosep, anggota DPRD Kota Salatiga Partai Demokrat Dapil 4 Argmulyo, juga menyampaikan bahwa sejak awal dia sudah melaksanakan kewajiban menyerahkan dana pengganti ke caleg yang gagal sesuai dengan kesepakatan bersama.
Antonius Doohan belum merespons ketika dikonfirmasi melalui ponselnya.
Dengan demikian, persoalan internal partai ini masih dalam proses penyelesaian dan menunggu keputusan dari DPD Partai Demokrat Jawa Tengah.
Leave a Reply