Berkat Inovasi Biogeokimia-hitech, Produk Lele Premium Borneo Usaha Milik Mahasiswa UMK Tembus Ekspor

Berkat Inovasi Biogeokimia-hitech, Produk Lele Premium Borneo Usaha Milik Mahasiswa UMK Tembus Ekspor
Berkat Inovasi Biogeokimia-hitech, Produk Lele Premium Borneo Usaha Milik Mahasiswa UMK Tembus Ekspor

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 Mei 2026 | Muhammad Arif Abidin, seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah, telah menjadi sosok pemuda inspiratif dengan kegigihannya mengintegrasikan ilmu kewirausahaan dengan praktik langsung di lapangan.

Produk Lele Premium Borneo

Arif telah mampu membuat produk perikanan inovatif, yaitu Lele Premium Borneo, yang berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor ke Sarawak, Malaysia. Lele Premium Borneo hadir dengan konsep budidaya berbasis inovasi biogeokimia-hitech yang menghasilkan diferensiasi pada kualitas produk.

Lele yang dihasilkan memiliki tekstur gurih di luar, lembut di dalam, serta aroma khas yang menjadi nilai tambah di pasar premium. Dari sisi standar, produk ini telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui uji laboratorium, serta dilengkapi Health Certificate (HC) sebagai salah satu syarat utama ekspor.

Keberhasilan Ekspor

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari keterlibatan Arif dalam program Wirausaha Merdeka serta pembelajaran manajemen pemasaran yang diperolehnya selama kuliah. Berangkat dari business plan yang disusun sejak awal, usaha ini kini berkembang dan mulai dilirik pasar luar negeri.

“Program Wirausaha Merdeka dan pembelajaran manajemen pemasaran di UMK sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha hingga bisa menembus pasar ekspor. Kuncinya adalah berani mencoba dan mengimplementasikan ilmu secara nyata,” ujar Arif.

Langkah Ekspansi Bisnis

Langkah ekspansi bisnis Arif semakin diperkuat setelah dinyatakan lolos dalam Program Inkubator Bisnis Bank Indonesia 2026 – Akselerasi UMKM Menuju Pasar Global yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Akademi Mudah Ekspor.

Program tersebut akan berlangsung pada 27–30 April 2026 dan menjadi wadah pendampingan intensif bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar internasional. Arif mengaku optimistis program ini akan menjadi titik penting dalam pengembangan usaha lelenya.

Ke depan, ia menargetkan ekspansi yang lebih luas dengan memanfaatkan pendampingan dan jejaring yang diperoleh selama program inkubasi. Ia optimistis, dengan strategi yang tepat dan dukungan berbagai pihak, produk perikanan lokal dapat memiliki daya saing tinggi di kancah internasional.

About Candice Da Silva 402 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*