BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren

BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren
BAZNAS dan UNFPA Bahas Kerja Sama Pencegahan Risiko Sosial di Lingkungan Pesantren

Pendahuluan

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 20 Mei 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama United Nations Population Fund (UNFPA) membahas peluang kolaborasi program pencegahan berbagai risiko sosial di lingkungan madrasah dan pesantren guna membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari kekerasan serta pergaulan bebas.

Latar Belakang Kerja Sama

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara BAZNAS RI dan UNFPA di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jakarta, Senin (18/5/2026). Salah satu fokus kerja sama yang dibahas ialah program Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR) yang akan disesuaikan dengan nilai agama dan budaya Indonesia.

Hadir Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Assistant Representative UNFPA Verania Andria beserta jajarannya.

Tujuan dan Manfaat Kerja Sama

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, penjajakan kerja sama ini sangat penting agar santri dan remaja di lembaga pendidikan Islam mendapatkan pemahaman kesehatan yang tepat sesuai nilai agama dan budaya Indonesia.

"Kami menganggap ini sangat penting karena bagian dari kesehatan reproduksi itu adalah mencegah dari kekerasan, bagaimana memasukkan nilai-nilai budaya setempat di dalam proses tersebut. Dan juga adalah mencegah seks bebas, membangun keluarga yang dalam bahasa agama adalah keluarga sakinah," jelas Sodik.

Ia menyambut positif tawaran kerja sama tersebut dan menilai program yang diusulkan UNFPA sejalan dengan fokus utama BAZNAS di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan masyarakat dhuafa.

Implementasi dan Dampak

Sodik menambahkan, selain menyasar pendidikan remaja di pesantren dan madrasah, rencana kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di masyarakat kurang mampu.

BAZNAS berkomitmen mendukung program tersebut melalui pendayagunaan dana zakat guna memastikan kelompok fakir miskin mendapatkan akses perlindungan kesehatan yang layak saat proses persalinan.

"Insyaallah ke depan kita akan adakan MoU melanjutkan yang sudah ada. Sekali lagi untuk mencegah kekerasan seksual, untuk mencegah seks bebas, untuk reproduksi, untuk membangun keluarga sakinah dan juga untuk mencegah darurat dalam kelahiran dan kematian," ujarnya.

Kesepakatan dan Tindak Lanjut

Sementara itu, Assistant Representative UNFPA, Verania Andria, menyambut baik inisiatif BAZNAS dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan bagi generasi muda melalui lembaga pendidikan yang aman dan bebas dari diskriminasi maupun tindakan asusila.

"Kami dengan senang hati bekerja sama dengan BAZNAS untuk memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja yang tentu saja akan diterapkan sesuai dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya Indonesia dan juga peraturan yang berlaku. Usaha bersama kita untuk mengurangi angka kematian ibu mudah-mudahan menjadi niat baik untuk masa depan Indonesia," tutur Verania Andria.

Dengan demikian, diharapkan kerja sama ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan risiko sosial dan peningkatan kesehatan reproduksi remaja di lingkungan pesantren dan madrasah.

About Candice Da Silva 451 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*