Mendikdasmen: 150 Alumni LPDP sebagai Teman Belajar Digital di 3T

Mendikdasmen: 150 Alumni LPDP sebagai Teman Belajar Digital di 3T
Mendikdasmen: 150 Alumni LPDP sebagai Teman Belajar Digital di 3T

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 05 April 2026 | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan kehadiran 150 alumni LPDP melalui Alumni Pejuang Digital di wilayah 3T bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai teman belajar guna menghadirkan pembelajaran lebih interaktif dan bermakna.

Latar Belakang Program

Program ini dirancang dengan 4 fokus utama yaitu pembiasaan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penguatan kompetensi guru melalui praktik pembelajaran interaktif, pengembangan budaya digital di sekolah, serta penyusunan strategi digitalisasi yang berkelanjutan.

Tujuan dan Manfaat Program

Para alumni LPDP merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memilih kembali dan mengabdi setelah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Mereka akan ditempatkan di 1 sekolah agar pendampingan berlangsung optimal dan berdampak langsung.

Perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) memungkinkan guru menghadirkan materi melalui video, gim edukatif serta konten interaktif yang mendukung peningkatan literasi dan numerasi murid. Namun demikian, distribusi perangkat saja tidak cukup, sehingga diperlukan pendampingan agar teknologi benar-benar digunakan secara efektif di kelas.

Implementasi Program

Para alumni akan bertugas selama 12 Minggu di 150 Sekolah Dasar (SD) pada 4 Kabupaten di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yakni Merauke (Maluku Utara), Halmahera Utara (Papua Selatan), Kupang (Nusa Tenggara Timur) dan Sumedang (Jawa Barat).

Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemanfaatan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Para peserta telah mengikuti pelatihan intensif yang mencakup pedagogi, pengoperasian perangkat digital, kurasi konten pembelajaran, hingga praktik mengajar atau micro teaching.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah 3T dan membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi secara efektif. Wapres dan Mendikdasmen Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Dig… Persiapan dan Pelaksanaan TKA di Indonesia: Upaya Meningk… Seleksi Paskibraka 2026: Proses Objektif dan Adil untuk M…

About Albina Potushnyak 25 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*