Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 April 2026 | Polisi mengamankan satu orang pelaku dalam kasus dugaan pemalakan terhadap sopir bajaj yang videonya sempat viral di media sosial. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini bermula ketika sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi pemalakan terhadap sopir bajaj. Dalam video itu, korban mengaku dimintai uang hingga Rp100 ribu per hari, disertai ancaman perusakan kendaraan jika tidak memenuhi permintaan.
Tindakan Polisi
Polisi mengambil tindakan cepat dengan menangkap pelaku pada malam hari oleh jajaran Reskrim Polsek Tanah Abang. Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku diketahui berinisial DP. Namun, polisi belum merinci lokasi penangkapan.
Dhimas menerangkan bahwa penangkapan dilakukan pada malam hari oleh jajaran Reskrim Polsek Tanah Abang. "Sudah diamankan, sedang diambil keterangan," ujar Dhimas kepada Radio Elshinta saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (13/4).
Reaksi Gubernur DKI Jakarta
Kasus ini turut mendapat perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengecam keras praktik premanisme di ruang publik. "Saya sudah melihat videonya dan sudah meminta Satpol PP serta kepala dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal itu," ujar Pramono di Jakarta, Minggu (12/4).
Ia pun meminta petugas Satpol PP dan kepolisian melakukan penindakan tegas guna memberikan efek jera terhadap terduga pelaku. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme yang terjadi di Ibu Kota. "Tidak ada kompromi lagi. Premanisme di Jakarta, saya sebagai gubernur tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas," pungkasnya.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Dengan penangkapan pelaku, diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap para pelaku premanisme di Jakarta.
Leave a Reply