Wamentan Tegaskan PT DSI Bukan Pencari Untung, Hanya Awasi Ekspor Sawit

Ekspor Sawit dan Peran PT DSI

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 31 Mei 2026 | Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono menegaskan bahwa PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak menambah rantai perdagangan maupun mengambil keuntungan dalam pelaksanaan kebijakan ekspor satu pintu komoditas sumber daya alam, termasuk kelapa sawit. Menurut Sudaryono, PT DSI justru berfungsi sebagai instrumen pengawasan yang memastikan transparansi harga ekspor berjalan lebih akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Transparansi Harga Ekspor

Sudaryono menjelaskan bahwa PT DSI tidak akan memungut biaya tambahan maupun mengambil margin keuntungan dari aktivitas ekspor. Perusahaan pelat merah itu disebut hanya bertugas mengelola dan mengawasi kegiatan ekspor sumber daya alam agar lebih transparan. Ia juga meminta pelaku usaha di sektor hilir, khususnya refinery dan eksportir sawit, tidak khawatir terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu tersebut.

Masa Transisi dan Implementasi

Dampak terhadap Petani Sawit

Sudaryono menjelaskan bahwa implementasi penuh nantinya tidak hanya mencakup komoditas sawit, tetapi juga sumber daya alam lain yang masuk dalam pengelolaan PT DSI. Di sisi lain, Kementerian Pertanian, kata dia, tetap fokus menjaga kepentingan petani sawit di sektor hulu, terutama menyikapi keluhan mengenai turunnya harga tandan buah segar (TBS) di sejumlah daerah.

Kementan sebelumnya mengidentifikasi sebanyak 139 pabrik kelapa sawit (PKS) di berbagai wilayah Indonesia membeli TBS di bawah harga ketetapan daerah. Pemerintah pun meminta pelaku usaha segera melakukan penyesuaian harga pembelian sesuai acuan harga crude palm oil (CPO) agar harga di tingkat petani kembali stabil. Pemerintah menilai penurunan harga TBS lebih banyak dipicu ketidakpastian pasar menyusul munculnya kebijakan ekspor satu pintu.

About Albina Potushnyak 503 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*