PMI Salurkan Obat dan Alat Kesehatan Darurat ke Iran

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 31 Mei 2026 | Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan obat-obatan dan alat kesehatan darurat ke Iran, merespons krisis kemanusiaan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.

Latar Belakang

Iran saat ini menghadapi tekanan berat di sektor kesehatan akibat kerusakan infrastruktur fisik dan terganggunya rantai pasok medis. Sedikitnya 50 rumah sakit dan ratusan fasilitas kesehatan lainnya mengalami kerusakan parah hingga hancur total akibat serangan langsung maupun gelombang ledakan di sekitarnya.

Beberapa fasilitas yang terdampak di antaranya Hospital Gandhi di Teheran serta sebuah rumah sakit jiwa di ibu kota. Puluhan pusat layanan kesehatan terpaksa berhenti beroperasi.

Bantuan PMI

Bantuan obat-obatan dan alat medis darurat PMI ke Iran ini merupakan respons Ketua Umum PMI Bapak Muhammad Jusuf Kalla atas surat dari Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mr. Mohammad Boroujerdi, terkait permintaan obat-obatan darurat dan peralatan medis.

PMI dalam melakukan pengadaan obat-obatan dan alat kesehatan darurat sepenuhnya difasilitasi oleh KBRI Islamabad, serta melibatkan Pakistan Red Crescent Society (PRCS) dan Kedutaan Besar Iran di Islamabad. PMI juga melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan Iran Red Crescent di Teheran serta KBRI Teheran.

Dampak Serangan

Agresi tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah warga, serta fasilitas kesehatan, dan menyebabkan ribuan korban jiwa maupun luka-luka. Selain itu, serangan yang berlangsung secara masif menghancurkan berbagai pusat pelayanan kesehatan esensial, mulai dari tingkat desa hingga kota besar.

Lebih dari 180 pusat kesehatan primer, pos kesehatan pedesaan (health houses), dan klinik komunitas mengalami kerusakan sehingga memutus akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Sebelum terjadinya serangan, Iran dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem infrastruktur kesehatan yang maju. Iran telah mencapai sekitar 90 persen swasembada industri farmasi dan produksi alat kesehatan, bahkan mampu mengekspor obat-obatan dan alat kesehatan ke berbagai negara.

Bantuan ini bukan hanya sekadar penyampaian bantuan kemanusiaan. Lebih dari itu, ini adalah perwujudan nyata dari komitmen kita untuk menghadirkan empati, kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan, serta solidaritas rakyat Indonesia terhadap rakyat Iran.

Pihaknya berharap donasi ini dapat mendukung upaya kemanusiaan dan layanan bantuan medis yang sedang berlangsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

No Jenis Bantuan Jumlah
1 Obat-obatan habis pakai 1000 unit
2 Alat pelindung diri (APD) 500 unit
3 Peralatan kesehatan darurat 200 unit

PMI berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat Iran yang terkena dampak serangan dan membantu memulihkan kondisi kesehatan di negara tersebut.

About Albina Potushnyak 503 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*