Situs Portal Berita Stiperamuntai – 15 April 2026 | PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan agenda antara lain pelaporan kinerja tahun buku 2025, pembagian dividen, serta pengangkatan dan pergantian anggota Dewan Direksi Perseroan.
Laporan Kinerja Tahun 2025
RUPS menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp26,05 per lembar saham yang totalnya mencapai Rp41,6 miliar atau 23,13% dari laba bersih. Sepanjang 2025, Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1.121 triliun dengan laba bersih tahun berjalan Rp180,19 miliar.
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
RUPS juga menyetujui perubahan Susunan Pengurus Perseroan, untuk memperkuat strategi bisnis ke depan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru berlaku efektif sejak ditutupnya RUPS ini adalah sebagai berikut:
| Dewan Komisaris | Nama |
|---|---|
| Komisaris Utama dan Komisaris Independen | Bapak Irfan Setiaputra |
| Komisaris | Ibu Suharini Eliawati |
| Komisaris | Bapak Lies Hartono |
| Komisaris | Bapak Sutiyoso |
| Komisaris Independen | Ibu Trisni Puspitaningtyas |
| Dewan Direksi | Nama |
|---|---|
| Direktur Utama | Bapak Syahmudrian Lubis |
| Direktur | Bapak Cahyo Satriyo Prakoso |
| Direktur | Bapak Daniel Nainggolan |
| Direktur | Bapak Eddy Prastiyo |
| Direktur | Ibu Rahmaniar |
Strategi Bisnis ke Depan
"Meski situasi eksternal masih menghadapi tantangan ekonomi global, Perseroan tetap fokus pada inovasi dan efisiensi operasional, seperti digitalisasi layanan ticketing, peningkatan fasilitas pengunjung, serta pengembangan konten/event tematik baru, sehingga berhasil mempertahankan pendapatan seperti tahun lalu" ungkap Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, Syahmudrian Lubis.
"Selain itu, Perseroan saat ini berada pada sebuah titik yang krusial, bukan untuk bertahan, tetapi lebih dari itu untuk melangkah ke fase transformasi berikutnya" lanjut Iyan, sebutan nama akrab Syahmudrian Lubis.
Industri destinasi wisata dan leisure telah berubah secara fundamental. Customer atau visitor tidak lagi hanya menikmati tempat destinasi tetapi lebih dari itu bagaimana customer dapat menikmati sebuah pengalaman baru (experiences), konekssi dan value/nilai dari yang telah mereka keluarkan.
Ancol di masa depan harus bergeser dari sekedar destinasi kunjungan menjadi destinasi yang memberikan experiences, membangun ekosistem yang terintegrasi.
Fokus Ancol ke depan antara lain:
- Meningkatkan value per customer, bukan hanya sekedar jumlah pengunjung
- Mengoptimalkan asset dan ekosistem, bukan hanya operasional
- Mengoptimalkan data sebagai penggerak keputusan bukan hanya asumsi
- Membangun kolaborasi strategis yang memperkuat daya saing jangka panjang
"Transformasi ini bukan hanya strategi semata, tetapi lebih kepada menanamkan sebagai budaya kerja (culture) dan sumberdaya manusia (people) dengan disiplin ketat untuk eksekusi yang tepat" tegas Iyan.
Ke depan, ada sebuah semangat baru untuk membangun Ancol yang lebih relevan dan lebih berdampak bagi masyarakat, bagi pemegang saham dan bagi masa depan kota Jakarta" harap Dirut PT Pembanguna Jaya Ancol, Tbk, yang baru, Syahmudrian Lubis.
Leave a Reply