Polda Metro Jaya Ungkap Motif Penganiayaan Maut oleh WN Brunei di Blok M

Penganiayaan Maut di Blok M

Polda Metro Jaya telah mengungkap motif pelaku penganiayaan oleh warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam berinisial MIA (33) terhadap korban MHF (30) hingga meninggal dunia di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pelaku menganiaya korban diduga karena emosi.

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 02 Juni 2026 | Peristiwa ini berawal dari kesalahpahaman antara tersangka dengan salah satu saksi. Korban kemudian bermaksud membela saksi tersebut, sehingga terjadi adu mulut antara korban dan tersangka. Sebelum kejadian, korban juga sempat mengirimkan pesan suara atau voice note yang bernada tantangan berkelahi.

Kronologi Kasus

Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kasus penganiayaan maut yang melibatkan sesama warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya menjelaskan peristiwa yang dipicu adu mulut itu mengakibatkan korban berinisial MHF (30) tewas setelah dihantam menggunakan botol kaca oleh tersangka MIA (33).

Waktu Peristiwa
Menjelang subuh Korban MHF sedang berada di area Blok M Hub bersama seorang saksi
Setelah itu Beberapa orang lainnya bergabung dan duduk bersama korban di sekitar lokasi

Koordinasi dengan Interpol

Polisi menjalin koordinasi dengan Internasional Kepolisian Negara Republik Indonesia (Interpol) terkait kasus penganiayaan yang melibatkan sesama warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Interpol dan kepolisian dari negara Brunei.

Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pihak kepolisian berharap dapat menemukan solusi yang adil bagi korban dan keluarganya. Dalam kondisi emosi, tersangka kemudian melakukan pemukulan satu kali ke arah kepala korban menggunakan tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman. Akibat pemukulan tersebut, korban terjatuh di lokasi kejadian, sempat menjalani perawatan medis, dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

About Candice Da Silva 549 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*