Mentan Minta Kasus Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diungkap

Mentan Minta Kasus Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diungkap
Mentan Minta Kasus Penyelundupan Bawang-Cabai di Kalbar Diungkap

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 19 April 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri agar mengusut tuntas aktor penyelundupan bawang bombai dan cabai kering ilegal di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Latar Belakang

Kasus penyelundupan bawang bombai dan cabai kering ilegal di Kalimantan Barat telah menjadi perhatian serius dari pemerintah. Penyelundupan ini tidak hanya merugikan petani lokal, tetapi juga dapat membahayakan stabilitas harga pangan nasional.

Penindakan dan Pengusutan

Satgas Pangan Polri telah menggagalkan penyelundupan komoditas pangan ilegal sebanyak 23,1 ton di Pontianak. Penindakan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi petani dan menjaga stabilitas harga pangan nasional. Namun, Menteri Pertanian menegaskan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti pada pelaku yang ditemukan di lapangan, tetapi mengejar aktor dari praktik ilegal tersebut.

Dampak Penyelundupan

Penyelundupan bawang bombai dan cabai kering ilegal dapat merusak harga pasar dan melemahkan petani dalam negeri. Indonesia telah mencapai swasembada bawang merah, sehingga masuknya produk ilegal dapat merusak harga pasar dan melemahkan petani dalam negeri. Petani cabai lokal juga kerap menghadapi harga anjlok saat panen raya.

Berikut adalah tabel yang menunjukkan jumlah penyelundupan pangan ilegal yang telah digagalkan oleh aparat:

Jenis Pangan Jumlah
Bawang merah asal Thailand 2,1 ton
Bawang putih asal China 9,1 ton
Bawang bombai Belanda 7,9 ton
Bawang bombai India 1,6 ton
Cabai kering China 2,2 ton

Kementerian Pertanian akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama aparat penegak hukum untuk menutup celah masuknya pangan ilegal serta memastikan sistem distribusi berjalan sesuai aturan.

Langkah ke Depan

Untuk mengatasi kasus penyelundupan bawang-cabai di Kalbar, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah yang lebih efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Mengintensifkan penjagaan perbatasan untuk mencegah masuknya pangan ilegal
  • Meningkatkan koordinasi antar lembaga untuk memantau dan menindak penyelundupan
  • Membuat kebijakan yang lebih ketat untuk mencegah penyelundupan
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyelundupan

Dengan demikian, diharapkan kasus penyelundupan bawang-cabai di Kalbar dapat diatasi dan stabilitas harga pangan nasional dapat dipertahankan.

About Nikolaj Møller 142 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*