Situs Portal Berita Stiperamuntai – 04 Mei 2026 | Hubungan bilateral Indonesia dan Kazakhstan di bidang pengelolaan air dan perubahan iklim global semakin diperkuat melalui kunjungan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Air, Retno Marsudi, ke Kazakhstan.
Latar Belakang
Indonesia menjadi standar terbaik bagi Kazakhstan dalam memperluas, mematuhi, serta melaksanakan komitmen dan kerja sama internasional di bidang pengelolaan dan penyelamatan air. Hal ini salah satunya ditunjukkan oleh kesuksesan The 10th World Water Forum di Bali pada Mei 2024 yang diikuti oleh 160 negara dan 2.000 delegasi, termasuk Duta Besar Kazakhstan Khusus untuk Air, Zulfiya Sulaimenova, dan Perdana Menteri Tajikistan, Kokhir Rasulzolda.
Hasil Kunjungan
Retno Marsudi berdiskusi langsung dengan Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayev, yang direncanakan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026 ini. Dalam kunjungan tersebut, Retno Marsudi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Yermek Kosherbayev, dan Duta Besar Kazakhstan Khusus untuk Air, Zulfiya Sulaimenova.
Manfaat Kerja Sama
Kunjungan ini sangat memperkuat hubungan bilateral Kazakhstan dan Indonesia, khususnya untuk isu air dan manajemen perubahan iklim global. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman, menyatakan bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara.
Forum Air Dunia tersebut turut mengantarkan Retno Marsudi menjadi Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Air. Kazakhstan menyambut Ibu Retno Marsudi dengan sangat antusias. Beliau berdiskusi langsung dengan Presiden Kazakhstan, Kassym Jomart Tokayev, yang direncanakan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026 ini.
Dalam kunjungan tersebut, Retno Marsudi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Yermek Kosherbayev, dan Duta Besar Kazakhstan Khusus untuk Air, Zulfiya Sulaimenova. Kunjungan ini sangat memperkuat hubungan bilateral Kazakhstan dan Indonesia, khususnya untuk isu air dan manajemen perubahan iklim global.
Indonesia dan Kazakhstan memiliki potensi besar untuk bekerja sama di bidang pengelolaan air dan perubahan iklim global. Kedua negara dapat berbagi pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Kerja sama ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air yang baik dan dampak perubahan iklim. Dengan demikian, kedua negara dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melestarikan lingkungan.
| Negara | Pengelolaan Air | Perubahan Iklim |
|---|---|---|
| Indonesia | Baik | Sedang |
| Kazakhstan | Cukup | Baik |
Table di atas menunjukkan perbandingan pengelolaan air dan perubahan iklim di Indonesia dan Kazakhstan. Dari table tersebut, dapat dilihat bahwa Indonesia memiliki pengelolaan air yang baik, sedangkan Kazakhstan memiliki pengelolaan air yang cukup. Sementara itu, Indonesia memiliki perubahan iklim yang sedang, sedangkan Kazakhstan memiliki perubahan iklim yang baik.
Dengan demikian, kerja sama antara Indonesia dan Kazakhstan dapat membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan air dan mengurangi dampak perubahan iklim. Kedua negara dapat berbagi pengetahuan dan teknologi untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Leave a Reply