KPK Umumkan Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

KPK Umumkan Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko
KPK Umumkan Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 22 Mei 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko. Kasus ini terkait dengan dugaan suap pengurusan jabatan, suap proyek pekerjaan di RSUD Ponorogo, dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Ponorogo pada November 2025. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma, Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, dan Sucipto sebagai pihak swasta atau rekanan RSUD Ponorogo.

Pengembangan Kasus

Pengembangan kasus ini dilakukan setelah KPK menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru pada akhir April 2026. Salah satu sprindik tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana pencucian uang. KPK juga telah melakukan penggeledahan di Pacitan dan Ponorogo, Jawa Timur, pada 18-19 Mei 2026.

Kronologi Kasus

Berikut adalah kronologi kasus yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko:

Tanggal Kejadian
9 November 2025 KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD Ponorogo, dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.
Akhir April 2026 KPK menerbitkan dua sprindik baru terkait kasus tersebut.
18-19 Mei 2026 KPK melakukan penggeledahan di Pacitan dan Ponorogo, Jawa Timur.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan dan pengembangan oleh KPK. Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan tiga tersangka lainnya masih dalam status penyidikan.

About Albina Potushnyak 440 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*