Latar Belakang Insiden
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 Mei 2026 | Insiden yang menyebabkan gugurnya Praka Rico terjadi pada akhir Maret, ketika pos penugasan kontingen Indonesia di kawasan Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri. Dalam serangan tersebut, empat prajurit TNI mengalami luka, termasuk Rico yang mengalami luka berat.
Rico segera dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, setelah menjalani perawatan selama beberapa pekan di rumah sakit tersebut, Rico akhirnya dinyatakan gugur.
Reaksi Kementerian Pertahanan
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa Rico gugur ketika menjalankan misi perdamaian dunia bersama United Nations Interim Force in Lebanon di wilayah Lebanon Selatan.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang terluka akibat serangan di Lebanon. Dua prajurit lainnya, yakni Bayu Prakoso dan Arif Kurniawan, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Dampak Insiden
Insiden ini menimbulkan duka cita yang mendalam di kalangan masyarakat Indonesia. Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Rico dan menghargai pengorbanannya dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Insiden ini juga menegaskan pentingnya keselamatan dan keamanan bagi prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian di luar negeri. Pemerintah Indonesia dan TNI akan terus berupaya meningkatkan keselamatan dan keamanan bagi prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian di luar negeri.
Praka Rico meninggalkan kenangan yang mendalam di kalangan rekan-rekannya dan masyarakat Indonesia. Pengorbanannya dalam menjalankan misi perdamaian dunia akan selalu dihargai dan diingat.
Leave a Reply