Kemendikdasmen Kebut Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra

Kemendikdasmen Kebut Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra
Kemendikdasmen Kebut Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 18 April 2026 | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengebut pemulihan sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Laporan Kemajuan Pemulihan Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar sudah berjalan di beberapa daerah, kecuali Aceh yang masih ada beberapa sekolah yang belum selesai.

Abdul Mu’ti mengatakan hal tersebut di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Padang Pariaman, salah satunya meresmikan ruang kelas darurat di SD Negeri 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Pemulihan Sekolah di Tiga Provinsi

Mendikdasmen mengatakan hingga pertengahan April 2026 proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan yang ada di Provinsi Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berjalan dengan baik.

Namun, khusus di Aceh terdapat sekolah yang memang belum bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan optimal karena lokasi yang sulit dijangkau.

Kendati demikian, pembelajaran masih terus berlanjut dimana anak didik bergabung dengan sekolah lainnya. Selain itu, beberapa sekolah yang terdampak bencana juga menerapkan mekanisme shift pagi dan siang.

Bantuan Pemerintah untuk Sekolah Terdampak

Abdul Mu’ti mengatakan, per 31 Maret 2026 pemerintah telah mengalokasikan bantuan di sektor pendidikan untuk Aceh senilai Rp1,19 triliun, kemudian Rp322 miliar untuk Provinsi Sumatera Barat dan Rp636 miliar bagi Provinsi Sumatera Utara.

"Secara keseluruhan untuk tiga provinsi terdampak bencana kami sudah mencairkan dana hingga Rp2,8 triliun," sebut dia.

Target Pemulihan Sekolah

Dalam kunjungannya ke Ranah Minang, Mendikdasmen menargetkan pemulihan atau revitalisasi sekolah di tiga provinsi terdampak bencana dapat dituntaskan dalam tahun ajaran baru 2026.

Harapannya, Juli 2026 semua sekolah sudah bisa menjalankan proses belajar mengajar dengan normal.

Target ini diharapkan dapat tercapai dengan bantuan dari pemerintah dan partisipasi dari masyarakat.

Provinsi Bantuan Pemerintah
Aceh Rp1,19 triliun
Sumatera Barat Rp322 miliar
Sumatera Utara Rp636 miliar

Dengan demikian, diharapkan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terdampak bencana dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu pendidikan siswa.

About Marcos Méndez 147 Articles
Dari Semarang, kota yang penuh dengan cerita, Marcos Méndez memulai petualangannya di dunia penulisan sejak 2014, sering membawanya keliling Indonesia untuk menyajikan liputan yang menarik. Sebagai seorang tech enthusiast, ia selalu menggabungkan teknologi dengan passionnya pada buku sejarah, menciptakan perspektif unik dalam setiap tulisannya. Dalam perjalanan karirnya, Marcos Méndez terus mengeksplorasi dan mencari inspirasi baru, membentuknya menjadi penulis yang dinamis dan kreatif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*