Istri Terpidana Kasus Pertamina Minta Keadilan ke Komisi III DPR

Istri Terpidana Kasus Pertamina Minta Keadilan ke Komisi III DPR
Istri Terpidana Kasus Pertamina Minta Keadilan ke Komisi III DPR

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 24 April 2026 | Enam orang istri terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah di Pertamina mendatangi DPR RI untuk meminta keadilan dan pengawasan terhadap proses hukum yang masih berjalan.

Latar Belakang Kasus

Keenam istri terdakwa menyatakan kedatangan mereka bertujuan memohon bantuan Komisi III DPR dalam mengawal perkara yang menjerat para mantan pejabat Pertamina ini. Mereka adalah Windayati Wanayu (Istri Riva Siahaan), Utari Wardhani (istri Yoki Firnandi), Verininta Geelenia Arman (istri Maya Kusmaya), Roria Angelina (istri Edward Corne), Rahmi Alma Farah (istri Sani Dinar Saifuddin dan Nina Anggraini (istri Agus Purwono).

Tuntutan Keadilan

Perwakilan istri menyampaikan, kedatangan mereka ke DPR merupakan upaya terakhir untuk mencari keadilan. "Kami pada hari ini datang ke sini ke Komisi III DPR untuk memohon bantuannya dalam kasus suami-suami kami dalam kami mencari keadilan. Karena suami-suami kami adalah terpidana tanpa pidana," ujar Windayati Wanayu.

Para istri menilai proses hukum yang dijalani suami mereka tidak adil dan sarat kriminalisasi. Mereka menegaskan para terdakwa tidak menerima keuntungan pribadi dari perkara tersebut. "Kami di sini tidak membela koruptor, kami membela kebenaran dan suami-suami kami tidak menerima sepeser pun," kata Verininta Geelenia.

Dukungan dari Saksi dan Mantan Pejabat

Verininta mengatakan banyak saksi yang dalam persidangan yang menyatakan para suami mereka tidak bersalah. Sebaliknya, kinerja suami mereka diakui oleh mantan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), berdampak positif terhadap peningkatan laba Pertamina. "Bu Nicke dan Pak Ahok pun mengatakan pada masa kepemimpinan suami-suami kami, Pertamina untung," kata Verininta yang terelihat tak bisa menahan emosi ketika wawancara.

Dampak Psikologis dan Ekonomi

Selain itu, mereka juga menyinggung dampak psikologis yang dialami keluarga, terutama anak-anak. "Anak-anak kami pun merasakan dampak psikologis dan trauma mendalam atas tuduhan yang disangkakan kepada ayah-ayahnya," ujar Nina Anggraini.

Para istri mengaku telah menjalani kehidupan terpisah dengan suami mereka selama lebih dari satu tahun. Kondisi ekonomi keluarga juga terdampak akibat pemblokiran tabungan. "Setahun lebih kami bertahan terpisah dari suami. Tabungan kami masih diblokir sampai saat ini," kata Roria Angelina.

Mereka berharap Komisi III DPR RI dapat memberikan ruang audiensi dan turut mengawal proses hukum yang kini berada di tahap banding. "Harapan kami, semoga pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI bisa memberikan kesempatan kami untuk beraudiensi dan mengawal kasus kami," ujar Utari Wardhani.

Kuasa hukum para terdakwa, Dion Pongkor, menegaskan pentingnya penerapan prinsip kesetaraan di depan hukum dalam perkara ini. Ia meminta DPR menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses peradilan. "Kami berharap DPR itu menerapkan prinsip equality before the law. Semua orang itu sama di depan hukum," kata Dion.

Tim penasihat hukum turut menyoroti dampak luas yang dirasakan keluarga terdakwa, baik dari sisi ekonomi maupun psikologis. Mereka meminta DPR segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas perkara BUMN Pertamina tersebut.

Dengan demikian, para istri terdakwa berharap keadilan dapat ditegakkan dan proses hukum yang adil dapat berjalan. Mereka juga berharap keluarga mereka dapat kembali normal dan anak-anak mereka dapat terbebas dari dampak psikologis yang dialami.

About Marcos Méndez 203 Articles
Dari Semarang, kota yang penuh dengan cerita, Marcos Méndez memulai petualangannya di dunia penulisan sejak 2014, sering membawanya keliling Indonesia untuk menyajikan liputan yang menarik. Sebagai seorang tech enthusiast, ia selalu menggabungkan teknologi dengan passionnya pada buku sejarah, menciptakan perspektif unik dalam setiap tulisannya. Dalam perjalanan karirnya, Marcos Méndez terus mengeksplorasi dan mencari inspirasi baru, membentuknya menjadi penulis yang dinamis dan kreatif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*