Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 Mei 2026 | Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) telah membantu memulihkan kondisi para penyintas bencana di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Latar Belakang Bencana
Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 telah menyebabkan kerusakan parah di wilayah tersebut. Banyak penyintas yang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tinggal di tenda darurat. Namun, dengan pembangunan huntara, kondisi para penyintas mulai membaik.
Pembangunan Huntara
Huntara yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik seperti sanitasi, area bermain anak, sarana olahraga, aula, dan masjid telah membantu masyarakat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Penataan kawasan hunian sementara tersebut tergolong sangat baik dan mampu memberikan rasa aman bagi para penyintas.
Dampak Huntara terhadap Penyintas
Salah seorang penyintas, Kartini, mengaku sangat terharu saat bertemu kembali dengan Menteri Tito saat peninjauan huntara di Desa Tunyang. Ia mengingat pertemuan mereka dua bulan sebelumnya ketika dirinya masih berada di tenda darurat setelah kehilangan suami akibat bencana. Kini, setelah menempati huntara, Kartini mengatakan kondisi dirinya dan kedua anaknya jauh lebih baik dibandingkan ketika masih tinggal di tenda darurat.
Bantuan Pemerintah
Pemerintah akan menyalurkan sejumlah bantuan bagi para penyintas, di antaranya bantuan jaminan hidup sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan. Selain itu, terdapat bantuan isi hunian senilai Rp3 juta serta bantuan ekonomi sebesar Rp5 juta untuk setiap kepala keluarga. Bantuan tersebut merupakan bagian dari skema dukungan pascabencana guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama menunggu pembangunan hunian tetap.
Menteri Tito juga meminta jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Bener Meriah untuk mempercepat proses pendataan calon penerima hunian tetap. Pendataan diperlukan untuk menentukan skema pembangunan, baik melalui model in-situ di lokasi semula maupun hunian komunal dalam satu kawasan.
Dengan demikian, diharapkan para penyintas bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan normal dan memulihkan kondisi mereka. Pemerintah akan terus berupaya untuk membantu para penyintas dan memastikan bahwa mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Leave a Reply