Krisis BBM dan Dampaknya pada Operasional TPA Burangkeng
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 Mei 2026 | Krisis bahan bakar minyak (BBM) telah menyebabkan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lumpuh. Kondisi ini disebabkan oleh kehabisan bahan bakar yang digunakan untuk mengoperasikan alat berat di TPA.
Sejumlah alat berat di TPA Burangkeng terparkir dan tidak beroperasi karena kehabisan bahan bakar. Hal ini menyebabkan pengelolaan sampah di lokasi tersebut lumpuh, sehingga puluhan truk pengangkut sampah terjebak antre panjang di area masuk hingga halaman TPA.
Penyebab Krisis BBM di TPA Burangkeng
Kepala UPTD TPA Burangkeng, Samsuro, mengatakan bahwa kendala utama berasal dari sulitnya pasokan BBM industri jenis solar untuk operasional alat berat. Biasanya, permintaan BBM dapat segera dipenuhi, namun saat ini distribusi mengalami keterlambatan cukup parah.
Dampak Krisis BBM pada Pelayanan Pengangkutan Sampah
Krisis BBM di TPA Burangkeng dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Bekasi. Jika pasokan BBM tidak segera normal, pemerintah daerah khawatir pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Bekasi akan terganggu dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi truk yang tertahan di dalam TPA juga dikhawatirkan akan menghambat distribusi sampah di titik-titik pelayanan lainnya. Meski dampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat, pihak pengelola menegaskan bahwa situasi ini berpotensi menimbulkan gangguan layanan kebersihan jika tidak segera diatasi.
| No. | Jumlah Alat Berat | Kebutuhan BBM per Hari |
|---|---|---|
| 1 | 22 unit | 3.000 liter |
Pihak pengelola TPA Burangkeng telah mengajukan permohonan penyesuaian harga kontrak karena lonjakan biaya BBM yang dinilai tidak wajar, dari sekitar Rp15.000–Rp16.000 per liter menjadi sekitar Rp35.000 per liter.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan yang efektif untuk mengatasi krisis BBM di TPA Burangkeng dan memastikan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Bekasi berjalan lancar.
Leave a Reply