Situs Portal Berita Stiperamuntai – 06 Mei 2026 | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa pembangunan kembali dan rehabilitasi sistem kesehatan Gaza membutuhkan investasi 10 miliar dolar AS (sekitar Rp172 triliun) selama lima tahun.
Latar Belakang
Sistem kesehatan di Gaza telah mengalami kerusakan parah akibat konflik yang berkepanjangan. Lebih dari 1.800 fasilitas kesehatan hancur sebagian atau hancur total, termasuk rumah sakit besar, pusat perawatan kesehatan primer, klinik, apotek, dan laboratorium.
Bangunan yang hancur dan tumpukan sampah menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi tikus dan hama. Sebanyak 80 persen dari 1.600 lokasi pengungsian kerap melihat kemunculan tikus dan hama, serta 80 persen lebih dari lokasi pengungsian ini melaporkan infeksi kulit, seperti rabies, kutu, dan kutu kasur.
Upaya Pemulihan
WHO telah menambah 128 tempat tidur di Rumah Sakit Al-Shifa, namun masih banyak yang perlu dilakukan untuk memulihkan sistem kesehatan di Gaza.
Perwakilan WHO untuk wilayah Palestina yang diduduki, Reinhilde Van de Weerdt, menekankan perlunya melindungi petugas kesehatan dan memastikan akses bebas hambatan bagi pasokan medis ke Jalur Gaza.
Van de Weerdt juga menyoroti pentingnya evakuasi medis, yang merupakan proses yang rumit dari sudut pandang keamanan dan logistik, tetapi yang terpenting dari sudut pandang hak pasien.
Tabel Kerusakan Fasilitas Kesehatan
| Jenis Fasilitas | Jumlah Kerusakan |
|---|---|
| Rumah Sakit | 50 |
| Pusat Perawatan Kesehatan Primer | 300 |
| Klinik | 200 |
| Apotek | 100 |
| Laboratorium | 50 |
Langkah-Langkah Masa Depan
- Meningkatkan kapasitas rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya
- Memastikan akses bebas hambatan bagi pasokan medis
- Melindungi petugas kesehatan dan memastikan keselamatan mereka
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan
Dengan demikian, perbaikan sistem kesehatan di Gaza membutuhkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, organisasi kesehatan, dan masyarakat sipil.
Leave a Reply