Kodim 0103 Aceh Utara Gerak Cepat Bangun Jembatan Penghubung

Kodim 0103 Aceh Utara Gerak Cepat Bangun Jembatan Penghubung
Kodim 0103 Aceh Utara Gerak Cepat Bangun Jembatan Penghubung

Pembangunan Jembatan

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 03 Mei 2026 | Komando Distrik Militer (Kodim) 0103 Aceh Utara merespons cepat untuk pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong, yang menjadi kendala para siswa menyeberangi aliran Krueng Keureuto.

Puluhan anak di Dusun Biram, Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, setiap harinya terpaksa menyusuri sungai yang lebar itu menggunakan speedboat menuju ke sekolah di SD Negeri 7 Paya Bakong di Gampong Blang Pante, Aceh Utara.

Perhatian Kodim

Mendapat informasi tersebut yang diberitakan media massa, jajaran Kodim langsung merespons dan mencari solusi untuk pembangunan jembatan gantung.

Dandim 0103/Aceh, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 27 April 2026, mengatakan, berkenaan dengan pemberitaan media massa beberapa hari lalu tentang tidak adanya jembatan penghubung dari Dusun Biram, Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas ke Gampong Blang Pante, itu saat ini sudah menjadi perhatian pihak Kodim.

"Jadi, sebenarnya pada saat berita tersebut muncul bahwa itu sudah masuk dalam pendataan kami. Dan, anggaran sudah kita ajukan untuk pengerjaan bulan April ini. Itu akan segera dikerjakan untuk pembangunan jembatan perintis, dan mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Target kami maksimal selesai dibangun dua bulan ke depan," kata Jamal Dani.

Rincian Pembangunan

Sebut Jamal, sesuai bentangan dari tepi ke tepi sungai itu sekitar 170 meter, lebarnya itu sekitar 1,2 meter sesuai ukuran jembatan perintis tersebut. Itu memang diprioritaskan untuk anak-anak sekolah atau masyarakat yang bisa melakukan aktivitas antargampong (desa) atau kecamatan.

"Saya sudah meninjau ke lokasi bersama jajaran Koramil 10/Tanah Luas, memang di sana ada 40 anak-anak yang rutin setiap hari bersekolah melewati arus sungai itu (Krueng Keureuto). Itulah yang menjadi perhatian kami ke depan," ujar Jamal.

Jamal menambahkan, mengenai kebutuhan anggaran ditaksir sekitar Rp700 juta, tapi nominal ini belum final karena belum ada realisasi anggaran secara resmi, dan fokus sekarang bagaimana pengerjaan bisa berjalan.

"Program jembatan perintis ini merupakan inisiatif strategis TNI Angkatan Darat (AD) untuk membangun infrastruktur jembatan gantung di wilayah terpencil atau perbatasan. Bahkan kemarin (Ahad, 26/4) tim teknis dari Unimal sudah mengukur berapa ketinggiannya, sehingga jembatan itu aman debit air sungai tinggi," ujar Jamal.

Dengan demikian, pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Tanah Luas dan Paya Bakong diharapkan dapat segera terealisasi dan membantu mempermudah akses bagi masyarakat setempat.

About Candice Da Silva 293 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*