Pemprov Sulsel Beri Pendampingan Keluarga Awak Kapal Disandera

Pemprov Sulsel Beri Pendampingan Keluarga Awak Kapal Disandera
Pemprov Sulsel Beri Pendampingan Keluarga Awak Kapal Disandera

Pendampingan Keluarga Awak Kapal

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 02 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat menanggapi kabar dua warganya yang menjadi korban penyanderaan awak Kapal Tanker Honour 25 oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pihaknya telah menghubungkan keluarga korban dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) serta Kementerian Luar Negeri untuk memastikan penanganan kasus tersebut terus dipantau.

"Kami telah menghubungkan keluarga korban dengan Kementerian P2MI dan Kementerian Luar Negeri. Kami juga terus mengikuti perkembangan kasus ini," ujar Andi Sudirman di Makassar, Selasa.

Korban Penyanderaan

Dua awak kapal yang berasal dari Sulawesi Selatan itu adalah Ashari Samadikun, kapten kapal yang berasal dari Kabupaten Gowa, serta Faizal yang bertugas sebagai mualim III dan berasal dari Kabupaten Bulukumba.

Sebagai bentuk pendampingan kepada keluarga korban, Gubernur juga menugaskan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel Jayadi Nas untuk mengunjungi keluarga korban di Dusun Moncongloe, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa.

Kondisi Korban

Jayadi menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan memastikan keluarga korban memperoleh dukungan dari pemerintah daerah sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya pembebasan para awak kapal.

"Kami sudah mengunjungi keluarga korban dan menghubungkan mereka dengan pihak kementerian, termasuk Wakil Menteri P2MI, agar mereka mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan situasi," kata Jayadi.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan komunikasi terakhir yang diterima, para korban dilaporkan masih dalam kondisi selamat meskipun situasi penyanderaan masih belum stabil.

Pemerintah pusat, lanjutnya, terus melakukan upaya pembebasan melalui jalur diplomasi dengan melibatkan otoritas terkait di kawasan perairan tersebut.

"Kami memastikan pemerintah hadir untuk mendampingi keluarga korban serta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar para awak kapal dapat segera dibebaskan dengan selamat," ujarnya.

Kunjungan tim dari Pemprov Sulsel tersebut mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban yang merasa terbantu dengan perhatian dan pendampingan dari pemerintah.

Sementara itu, Santi Sanaya, istri kapten kapal Ashari Samadikun, mengaku sempat berkomunikasi dengan suaminya sebelum kondisi semakin memburuk.

Ia menyebutkan bahwa suaminya sempat memberi tahu adanya upaya negosiasi antara awak kapal dan para perompak, namun komunikasi mengalami kendala bahasa.

"Suami saya sempat meminta agar tidak dihubungi lagi karena khawatir teleponnya digunakan oleh para perompak," ujarnya.

"Situasinya tidak menentu, kadang terasa mencekam. Suami saya juga sempat ditodong senjata," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa total terdapat 17 awak kapal yang disandera, termasuk empat warga negara Indonesia. Dari jumlah tersebut, dua orang berasal dari Sulawesi Selatan.

Santi berharap suaminya bersama seluruh awak kapal lainnya dapat segera dibebaskan dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Upaya pembebasan para awak kapal terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui berbagai jalur, termasuk diplomasi dan kerja sama dengan otoritas internasional.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memastikan keselamatan para warganya yang menjadi korban penyanderaan dan terus berupaya untuk membebaskan mereka dari cengkeraman para perompak.

No Nama Korban Asal
1 Ashari Samadikun Kabupaten Gowa
2 Faizal Kabupaten Bulukumba
About Cyrill Gerard 267 Articles
Di Makassar, Cyrill Gerard mengembangkan passionnya sebagai penulis sejak 2008, memulai dari blogger hobi yang observatif terhadap dinamika sosial media. Dalam waktu luang, ia menyukai mengoleksi piringan hitam dan menganalisis fenomena di dunia maya. Dengan latar belakang ini, Cyrill membangun identitas sebagai pengamat sosial yang tajam dan kreatif. Ia memadukan hobi dan minatnya untuk menciptakan konten menarik dan inspiratif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*