BAZNAS RI Fasilitasi Kurban untuk Palestina dan Lokasi Bencana

BAZNAS RI Fasilitasi Kurban untuk Palestina dan Lokasi Bencana
BAZNAS RI Fasilitasi Kurban untuk Palestina dan Lokasi Bencana

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 19 April 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memfasilitasi penyaluran dan pendistribusian Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 ke lokasi-lokasi bencana hingga Palestina. Ini sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk mewujudkan keadilan sosial melalui penyaluran hewan kurban yang merata, termasuk kepada para korban di lokasi bencana khususnya Sumatra.

Strategi Penyaluran

"Kami telah menetapkan persentase-persentase pendistribusian di Pusat Kajian BAZNAS, untuk daerah-daerah miskin, daerah terpinggirkan, termasuk di wilayah bencana," kata Sodik di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Pendistribusian untuk Wilayah Bencana

Sodik berujar, bahkan untuk wilayah bencana, BAZNAS RI akan mengalokasikan khusus sebesar 10 persen dari perolehan kurban di BAZNAS RI. Dari 10 persen tersebut, 3 persen untuk wilayah Aceh, 5 persen untuk Sumatra Utara dan 2 persen untuk Sumatra Barat.

Pendistribusian untuk Palestina

Begitu pun Palestina, pada musim kurban tahun ini, BAZNAS juga akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban ke Palestina. Menurutnya ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan.

"BAZNAS membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkurban untuk Palestina, kami bekerja sama dengan mitra-mitra kami yang ada di luar negeri," ujar Sodik.

"Kita distribusikan dalam bentuk apa? beberapa wilayah kita berikan dalam bentuk daging segar, beberapa wilayah lain dalam bentuk daging olahan," tambahnya.

Sumber Hewan Kurban

Sementara itu, Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., memastikan hewan kurban yang akan disalurkan untuk tahun ini diutamakan berasal dari peternak binaan BAZNAS dan mitra BAZNAS.

"Kita skemakan hewan kurban untuk program tahun ini diutamakan berasal dari para peternak langsung. Baik peternak dari balai-balai ternak yang dibina oleh BAZNAS, maupun peternak yang menjadi mitranya," ujar Imdadun.

BAZNAS sendiri telah memiliki 42 Balai Ternak binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Masing-masing balai ternak juga memiliki mitra-mitra peternak rumahan di sekitar lokasi.

"Jadi inilah yang menjadi skema kita untuk memberikan manfaat langsung kepada para peternak," tegasnya.

Dengan skema tersebut, ujar Imdadun, kurban yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya menjangkau penerima manfaat di daerah terpencil, wilayah minoritas muslim, dan keluarga miskin, tetapi juga sekaligus menggerakkan ekonomi peternak kecil binaan BAZNAS di berbagai daerah.

About Cyrill Gerard 141 Articles
Di Makassar, Cyrill Gerard mengembangkan passionnya sebagai penulis sejak 2008, memulai dari blogger hobi yang observatif terhadap dinamika sosial media. Dalam waktu luang, ia menyukai mengoleksi piringan hitam dan menganalisis fenomena di dunia maya. Dengan latar belakang ini, Cyrill membangun identitas sebagai pengamat sosial yang tajam dan kreatif. Ia memadukan hobi dan minatnya untuk menciptakan konten menarik dan inspiratif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*