Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 April 2026 | Kementerian Pekerjaan Umum menyetujui usulan bantuan renovasi Stadion Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi berstandar Asian Football Confederation (AFC), dengan kapasitas sekitar 8.000 penonton.
Latar Belakang
Usulan awal untuk kapasitas stadion ini adalah 10.000 penonton, namun setelah verifikasi sesuai luasan lahan yang tersedia, kapasitasnya menjadi sekitar 8.000 penonton dengan estimasi anggaran sekitar Rp225 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa renovasi stadion tersebut akan dilakukan secara menyeluruh dengan membongkar bangunan lama.
Proses Renovasi
Sedangkan, pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, melakukan apraisal aset, serta proses pembongkaran stadion, sementara anggaran perencanaan hingga pembangunan berasal dari pemerintah pusat.
Proses renovasi stadion ini masih berada pada tahap perencanaan yang ditargetkan rampung pada April hingga Mei 2026. Sejumlah tahapan telah dilakukan, termasuk penelitian kondisi tanah oleh tim konsultan dari pusat untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.
Rencana Pembangunan
Setelah tahap perencanaan selesai pada April-Mei 2026, proses lelang pembangunan oleh pemerintah pusat diperkirakan dimulai pada Juni 2026. Pada periode yang sama Pemkab Kudus diharapkan mulai melakukan apraisal dan pembongkaran stadion lama.
Untuk pembangunan fisiknya, diperkirakan dimulai pada Juli-Agustus 2026 dan direncanakan berlangsung secara multi years.
Tribun penonton beratap direncanakan tidak sepenuhnya mengelilingi stadion, namun tribun beratap hanya tribun utama di sisi barat.
Dampak dan Rencana Masa Depan
Seiring rencana renovasi ini, aktivitas pertandingan di stadion tersebut juga akan dihentikan. Laga kandang terakhir klub Persiku Kudus melawan PSIS Semarang pada Sabtu (11/4/2026) menjadi pertandingan terakhir sebelum stadion dibongkar.
Untuk mendukung pembangunan, Pemkab Kudus juga akan melakukan penambahan lahan ke arah timur dan selatan. Namun, perluasan tersebut dipastikan tidak akan banyak menggusur pemukiman warga karena sebagian besar area masih berupa ruang terbuka.
Leave a Reply