Antasyafi Robby: Persaingan Tim Speed RI Bak Mini Olimpiade

Antasyafi Robby: Persaingan Tim Speed RI Bak Mini Olimpiade
Antasyafi Robby: Persaingan Tim Speed RI Bak Mini Olimpiade

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 05 April 2026 | Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, menilai persaingan di dalam tim nasional saat ini berlangsung sangat ketat, bahkan menyerupai "mini Olimpiade".

Persaingan Internal yang Ketat

Nama-nama seperti Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Raharjati Nursamsa menjadi tolok ukur kualitas sekaligus pemicu peningkatan performa atlet muda. Veddriq diketahui merupakan peraih emas Olimpiade Paris 2024, sementara Kiromal pernah menempati peringkat satu dunia Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), dan Raharjati kini berada di jajaran 10 besar dunia.

Simulasi Pertandingan yang Efektif

Robby mengaku termotivasi untuk terus berkembang dengan bersaing bersama para seniornya. Ia menilai simulasi pertandingan yang diterapkan dalam latihan sudah cukup menggambarkan peta persaingan di ajang internasional.

"Senior saya merupakan atlet-atlet hebat, jadi simulasi latihan sudah mencerminkan persaingan sebenarnya," katanya. Selain itu, atlet berusia 19 tahun asal Gresik tersebut juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalani program latihan, termasuk saat menjalani latihan mandiri selama libur Lebaran.

TARGET MENDATANG

Hasilnya, Robby berhasil mencatatkan rekor pribadi dengan waktu 4,76 detik selama bulan Ramadan, yang menjadi indikator positif peningkatan performanya. Ke depan, ia menargetkan dapat tampil maksimal, bahkan menembus delapan besar dalam ajang World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China sebagai langkah meraih tiket ke Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Dalam ajang tersebut, Indonesia akan menurunkan sembilan atlet nomor speed, terdiri dari lima atlet putra dan empat atlet putri. Selain itu, Federasi Panjat Tebing Indonesia juga akan mengirimkan tujuh atlet dari nomor lead dan boulder, sehingga total kontingen mencapai 16 atlet.

Dengan persaingan internal yang ketat dan kualitas atlet yang merata, tim panjat tebing Indonesia diharapkan mampu kembali menunjukkan dominasi di kancah internasional.

About Candice Da Silva 25 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*