Situs Portal Berita Stiperamuntai – 09 April 2026 |
Produksi Tambang Setelah Insiden Longsor
PT Freeport Indonesia (PTFI) mengatakan bahwa tingkat produksi tambang setelah insiden longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025, mencapai sekitar 40–50 persen.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Malang, Jawa Timur, Rabu, Freeport Indonesia menargetkan operasional dapat kembali mendekati 100 persen pada akhir tahun 2026 dan mencapai kapasitas penuh produksinya pada awal kuartal tahun 2027.
Komitmen Terhadap Keselamatan dan Produksi Berkelanjutan
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menegaskan bahwa PTFI terus memperkuat aspek keselamatan dalam pemulihan operasional tambang bawah tanah, serta menambah personel keamanan di area Grasberg untuk memastikan produksi yang aman dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan safe, secured, and sustainable production, sehingga manfaat sebesar-besarnya dapat terus dirasakan oleh bangsa dan negara, serta masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami akan terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat hingga selesainya operasi penambangan,” kata Tony.
Kontribusi PTFI terhadap Negara dan Masyarakat
Sepanjang tahun 2025, PTFI menyetorkan sekitar Rp70 triliun kepada negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan penerimaan lainnya.
PTFI juga terus berkomitmen memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program investasi sosial.
Pada 2025, lanjut Tony, nilai investasi sosial PTFI mencapai hampir Rp2 triliun dan akan terus bertambah sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,5 triliun per tahun hingga selesainya operasi penambangan.
Peringatan Hari Ulang Tahun dan Penghormatan
Freeport Indonesia memperingati hari ulang tahun ke-59 dengan penuh refleksi dan penghormatan, mengenang sembilan karyawan yang gugur dalam insiden yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Dalam rangkaian kegiatan peringatan, jajaran manajemen PTFI melakukan penghormatan kepada tujuh karyawan yang meninggal dunia akibat insiden luncuran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025, serta dua karyawan yang meninggal dunia akibat dua insiden penembakan pada bulan Februari dan Maret 2026.
“Kami berharap ke depan tidak terjadi lagi insiden serupa, baik longsoran maupun penembakan, serta kejadian lainnya yang dapat membahayakan keselamatan,” ujar Tony.
PTFI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan karyawan, serta memberikan kontribusi yang signifikan kepada negara dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan PTFI dapat terus beroperasi dengan aman dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak yang terkait.
Leave a Reply