Situs Portal Berita Stiperamuntai – 22 Mei 2026 | Bareskrim Polri telah mengajukan permohonan penerbitan Red Notice Interpol (RNI) terhadap penyuplai narkoba jenis sabu, Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji, yang juga dikenal sebagai ‘The Doctor‘. Hal ini dilakukan setelah operasi plastik yang dilakukan oleh Lukmanul Hakim untuk mengubah wajahnya.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini bermula dari penangkapan Andre Fernando alias ‘The Doctor’, yang merupakan salah satu penyuplai narkoba terbesar di Indonesia. Dalam penyelidikan, Andre mengaku bahwa sabu seberat lima kilogram yang diedarkannya diperoleh dari Lukmanul Hakim.
Lukmanul Hakim sendiri diduga merupakan bandar narkotika jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Ia merupakan warga negara Indonesia asal Aceh yang diduga telah berpindah kewarganegaraan menjadi warga negara Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Karibia.
Upaya Penangkapan
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri telah mengajukan permohonan penerbitan Red Notice Interpol (RNI) terhadap Lukmanul Hakim. Selain itu, Dittipidnarkoba juga mengirimkan surat permohonan bantuan penangkapan secara police-to-police kepada PDRM Malaysia terhadap Lukmanul Hakim.
Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Pusident Bareskrim Polri membuat sketsa wajah Lukmanul Hakim dugaan bentuk wajah DPO tersebut setelah operasi plastik. Sketsa ini dibuat untuk membantu dalam upaya penangkapan Lukmanul Hakim.
Analisis Transaksi Perbankan
Berdasarkan hasil analisis transaksi perbankan terhadap rekening jaringan sindikat narkotika yang terhubung dengan Lukmanul Hakim, diketahui total volume transaksi dari empat rekening penampungan selama periode 28 Desember 2018 sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai 14.961 transaksi dengan nilai Rp464.144.761.398,46.
Hal ini menunjukkan bahwa Lukmanul Hakim merupakan salah satu tokoh penting dalam jaringan sindikat narkotika internasional. Upaya penangkapan dan pengungkapan kasus ini diharapkan dapat membantu dalam memerangi kejahatan narkotika di Indonesia.
Dengan demikian, Bareskrim Polri terus berupaya untuk mengungkap kasus ini dan membawa para pelaku kejahatan narkotika ke pengadilan. Upaya ini diharapkan dapat membantu dalam memerangi kejahatan narkotika di Indonesia dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
Leave a Reply