Mensos Gus Ipul Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat Jelang Ajaran Baru

Mensos Gus Ipul Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat Jelang Ajaran Baru
Mensos Gus Ipul Minta Tata Kelola Sekolah Rakyat Diperkuat Jelang Ajaran Baru

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 21 Mei 2026 | Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya penguatan tata kelola Sekolah Rakyat menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027. Penguatan tersebut mencakup sarana prasarana, sumber daya manusia, keuangan, hingga sistem pembelajaran yang disiplin.

Latar Belakang

Hal itu disampaikan Mensos saat memimpin rapat koordinasi daring dari kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026). Ia ingin menyamakan persepsi dengan para kepala sekolah terkait penyelenggaraan pendidikan ke depan.

"Pertemuan kita ini guna melakukan koordinasi menyamakan persepsi tentang beberapa hal yang perlu untuk kita tindaklanjuti dalam hari-hari ke depan berkaitan dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahun 2026-2027," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis.

Tata Kelola Sarana Prasarana

Gus Ipul meminta jajaran sekolah menjaga sarana prasarana, kebersihan, dan ketertiban lingkungan. Ia ingin fasilitas yang tersedia mampu memotivasi semangat kerja seluruh elemen di sekolah.

"Bagaimana kita menjaga merawat memastikan bahwa yang sudah dibangun ini benar-benar bisa memotivasi memberikan semangat mendorong kita untuk bekerja lebih optimal. Semuanya harus rapi dan tertib maka penguatan kedisiplinan guru dan anak-anak bisa terus kita mulai rancang," ujar Gus Ipul.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Ia mendorong lahan di sekolah dimanfaatkan secara produktif untuk kebun sayur atau peternakan. Pengelolaan SDM pun harus proporsional sesuai standar sekolah berasrama selama 24 jam.

Tata Kelola Keuangan

Terkait tata kelola keuangan, Mensos menjanjikan transparansi melalui sistem desentralisasi anggaran. Sekolah akan diberi kewenangan mengelola dana secara mandiri dengan pengawasan ketat.

"Kita akan berikan tanggung jawab besar kepada kepala sekolah dan jajarannya bisa mengelola uang sendiri jadi tidak terpusat lagi beli seragam, beli sepatu beli ini, semua sudah didesentralisasi tapi dengan pengawasan yang baik," tambahnya.

Sistem Pembelajaran

Pada aspek pembelajaran, ia menekankan pengawasan ketat karena sistem asrama menuntut perhatian menyeluruh. Teknologi akan dilibatkan untuk memantau aktivitas sekolah dari Jakarta demi memitigasi potensi penyimpangan.

"Kita akan melibatkan teknologi di sini, dimana dari Jakarta kita bisa melihat setiap sudut yang ada di sana dan sekali lagi para kepala sekolah, jika ada potensi penyimpangan seksual itu bisa kita mitigasi lebih cepat," kata Gus Ipul.

Terakhir, ia meminta sekolah membangun hubungan harmonis dengan warga sekitar. Ia menyarankan sekolah mengundang kelompok pemuda, petani, dan orang tua dalam berbagai kegiatan.

"Ajak warga sekitar mengenal Sekolah Rakyat, secara bergiliran undang, kelompok pemuda, kelompok perempuan, petani, dan orang tua siswa. Libatkan dalam acara Sekolah Rakyat," pungkasnya.

About Marcos Méndez 453 Articles
Dari Semarang, kota yang penuh dengan cerita, Marcos Méndez memulai petualangannya di dunia penulisan sejak 2014, sering membawanya keliling Indonesia untuk menyajikan liputan yang menarik. Sebagai seorang tech enthusiast, ia selalu menggabungkan teknologi dengan passionnya pada buku sejarah, menciptakan perspektif unik dalam setiap tulisannya. Dalam perjalanan karirnya, Marcos Méndez terus mengeksplorasi dan mencari inspirasi baru, membentuknya menjadi penulis yang dinamis dan kreatif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*