Situs Portal Berita Stiperamuntai – 18 Mei 2026 | Sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 kembali bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Di persidangan, satu terdakwa bernama Subhan, yang menjabat sebagai Sub Koordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 periode 2020 hingga 2025, menyatakan mundur dari statusnya sebagai saksi.
Perubahan Sikap Subhan
Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan majelis hakim. Padahal sebelumnya, Subhan sempat menyatakan kesediaannya untuk memberikan keterangan sebagai saksi setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya. Ketua Majelis Hakim Nur Sari Baktiana kemudian menanyakan alasan perubahan sikap tersebut. Namun, Subhan hanya menyebut dirinya berubah pikiran dan menilai sejumlah keterangan telah disampaikan oleh saksi lain dalam persidangan sebelumnya.
Isu Aliran Dana Non-Teknis
Sementara itu, dalam perkembangan lain di persidangan yang sama, isu mengenai aliran dana non-teknis turut menjadi sorotan. Immanuel Ebenezer atau Noel, yang juga menjadi terdakwa dalam perkara ini, menegaskan bahwa penggunaan dana non-teknis telah diungkap dalam persidangan dan digunakan untuk pembelian sejumlah aset. Immanuel Ebenezer menyatakan, berdasarkan fakta yang terungkap di ruang sidang, dana non-teknis tersebut dialokasikan untuk pembelian berbagai aset, termasuk kendaraan dan properti lainnya.
Bantahan Istri Immanuel Ebenezer
Istri Immanuel Ebenezer, Silvia Rinita Harefa, turut memberikan tanggapan terkait berkembangnya informasi di publik, khususnya mengenai kepemilikan aset mewah yang sempat dikaitkan dengan suaminya. Ia membantah anggapan tersebut dan menilai fakta di persidangan justru menunjukkan aset-aset tersebut bukan milik Immanuel Ebenezer, melainkan milik pihak lain yang juga terlibat dalam perkara.
Silvia Rinita Harefa mengatakan, dalam persidangan terungkap bahwa kendaraan mewah yang selama ini disebut-sebut di sejumlah pemberitaan bukan milik suaminya. Ia juga menyinggung adanya dugaan ketidaksesuaian antara profil seseorang dengan kepemilikan aset, yang menurutnya perlu menjadi perhatian dalam mengungkap fakta perkara secara menyeluruh.
Leave a Reply