Situs Portal Berita Stiperamuntai – 18 Mei 2026 | Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) imbas kenaikan harga minyak dunia akibat konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Latar Belakang
Komandan Korbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat mengatakan bahwa pihaknya menindaklanjuti pemetaan potensi gangguan kamtibmas dari Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri. Pemetaan itu dikoordinasikan hingga ke satuan wilayah (satwil) dan instansi terkait.
Langkah Antisipasi
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan gangguan kamtibmas yang signifikan. Lebih lanjut, jenderal polisi bintang tiga itu mengungkapkan pula bahwa di dalam rakernis, pihaknya mendapatkan arahan dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mempersiapkan personel hingga sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Rakernis Korbrimob Polri
Menanggapi arahan tersebut, ia mengatakan bahwa Brimob Polri akan melaksanakan evaluasi, modernisasi peralatan, hingga penguatan sistem pelatihan. Adapun pada Selasa ini, Korbrimob Polri menggelar Apel Rakernis yang dihadiri kurang lebih sebanyak 7.000 personel.
Apel tersebut dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri. Apel tersebut merupakan bagian dari kegiatan rakernis yang mengangkat tema Korps Brimob Polri Presisi Siap Mengamankan dan Mendukung Program Polri dalam Rangka Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.
Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Korbrimob Polri juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan lain-lain. Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalisir dampak kenaikan harga minyak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Leave a Reply