Menteri Pertanian: Pedagang Harus Patuhi HET, Beras Bukan Penyumbang Utama Inflasi

Menteri Pertanian: Pedagang Harus Patuhi HET, Beras Bukan Penyumbang Utama Inflasi
Menteri Pertanian: Pedagang Harus Patuhi HET, Beras Bukan Penyumbang Utama Inflasi

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 Mei 2026 |

Stabilitas Harga Beras

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa komoditas beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi nasional dalam dua tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh berbagai kebijakan intervensi yang dijalankan secara konsisten, termasuk melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pengaturan harga eceran tertinggi (HET).

Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Program SPHP ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah. Dalam upaya menjaga stabilitas harga beras, pemerintah juga meminta pelaku usaha, khususnya pedagang dan produsen, untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan.

No Program Deskripsi
1 SPHP Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
2 HET Pengaturan harga eceran tertinggi

Pengawasan Harga

Pengawasan akan terus dilakukan guna mencegah adanya spekulasi harga di pasar, terlebih dalam momentum hari besar keagamaan yang biasanya memicu kenaikan permintaan. Menteri Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga harga beras dengan program beras SPHP, dan juga meminta para pedagang tidak menjual di atas HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kondisi Pasar Domestik

Menteri Amran menyoroti fenomena pasar domestik yang dinilai memiliki karakteristik tersendiri, terutama dalam pembentukan harga komoditas. Ia mencontohkan kasus minyak goreng yang sempat mengalami kelangkaan dan lonjakan harga, meskipun Indonesia merupakan produsen terbesar dunia.

Menteri Amran juga memastikan stabilitas harga beras relatif terjaga, termasuk dalam dua periode Lebaran terakhir. Meski terdapat kenaikan harga di sejumlah daerah, hal tersebut lebih disebabkan oleh kendala distribusi, bukan karena keterbatasan pasokan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi beras dan mengendalikan harga. Hal ini telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi dampak inflasi. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal distribusi dan pengawasan harga.

About Nikolaj Møller 384 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*