Pendahuluan
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 Mei 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus konsisten memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan edukatif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengadakan kegiatan edukasi ‘Sapa Sekolah’ di SDN 04 Gaung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran keamanan di sekitar jalur rel sejak usia dini. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan menjadi agen edukasi bagi orang-orang di sekitar mereka mengenai pentingnya keselamatan di jalur KA.
Proses Kegiatan
Kegiatan edukasi ‘Sapa Sekolah’ dihadiri langsung oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu beserta jajaran, tim Humas KAI Divre II Sumbar dan Babin Pembinan Polsuska Aiptu Robi Kentoroserta. Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, beserta para guru dan ratusan siswa yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Dalam sosialisasinya, Karu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan menekankan bahwa menjaga keamanan kereta api adalah misi kemanusiaan yang membutuhkan peran aktif semua lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan yang lokasinya bersinggungan langsung dengan jalur aktif kereta api.
Hasil Kegiatan
Kepala SDN 04 Gaung, Desi Kurnia, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif KAI ini. Ia berharap materi yang disampaikan tidak sekadar menjadi pengetahuan, namun bertransformasi menjadi perilaku sehari-hari para siswa demi terciptanya budaya keselamatan di lingkungan sekolah.
Dalam sesi edukasi yang interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai tindakan berbahaya yang dilarang di area jalur rel kereta api. Beberapa di antaranya seperti bermain di sekitar rel, melempar benda ke arah kereta api, meletakkan benda di atas rel, hingga melintas sembarangan di jalur yang bukan peruntukannya.
Selain itu, para guru juga diingatkan pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, yaitu dengan berhenti sejenak, menengok ke kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, kemudian baru melintas. Ditekankan pula bahwa palang pintu perlintasan hanyalah alat bantu, bukan penanda utama ada atau tidaknya kereta api.
Penutup
Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian dan keaktifan mereka, KAI memberikan berbagai hadiah menarik bagi siswa yang mampu memahami materi keselamatan dengan baik. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa ‘Sapa Sekolah’ adalah instrumen penting bagi perusahaan untuk membangun investasi jangka panjang dalam aspek keselamatan, khususnya bagi generasi muda.
KAI Divre II Sumbar berharap sinergi yang kuat antara operator transportasi, pihak sekolah, dan masyarakat luas dapat mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan selamat. Hal ini krusial demi mendukung kelancaran operasional transportasi massal dan melindungi nyawa setiap masyarakat.
Leave a Reply