Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 2 Asal Langkat

Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 2 Asal Langkat
Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 2 Asal Langkat

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 13 Mei 2026 | Sebanyak 360 orang jamaah haji asal Kabupaten Langkat diberangkatkan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dari Asrama Haji Pangkalan Mansyur menuju Bandara Kualanamu Internasional Deli Serdang.

Pemberangkatan Jamaah Haji

Para jamaah haji kemudian terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 3102 menuju Kota Madinah. Pemberangkatan jamaah haji ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Plt Sekda Propinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, Rektor UIN SU Prof Dr Nurhayati, Sekjen Kementerian Haji, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sumatera Utara Dr H. Zulkifli Sitorus, Bupati Langkat, dan pejabat struktural lainnya.

Pesan Gubernur Bobby Nasution

Gubernur Bobby Nasution dalam pesan pelepasan jamaah haji mengingatkan agar seluruh jamaah haji asal Sumatera Utara tetap menjaga kekompakan, fokus ibadah, dan tidak mengerjakan hal-hal yang tidak terkait dengan ibadah haji. Ia juga mengingatkan jamaah haji untuk menjaga nama baik Sumatera Utara dan Indonesia.

"Jaga kesehatan dan fokus ibadah, tetap jaga nama baik Sumatera Utara," ucap Gubernur Bobby Nasution saat memberangkatkan jamaah haji Kloter 2 Asal Langkat.

Komentar Ketua Komisi 8 DPR RI

Ketua Komisi 8 DPR RI, H. Marwan Dasopang, menyampaikan berbahagia atas pemberangkatan jamaah haji tahun ini, setelah menunggu 13 sampai 14 tahun. Ia juga menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan penyempurna rukun Islam, sehingga harus disyukuri.

"Tidak mudah menunggu selama 14 tahun sembari berharap-harap cemas apakah bisa berangkat atau tidak, alhamdulilah tahun ini bisa berangkat, masih ada 5 juta lebih yang lagi menunggu antrian untuk berangkat," ujar Marwan Dasopang.

Ia juga menekankan bahwa Kementerian Haji harus mampu menghadirkan ibadah haji yang lebih berkualitas dari pelayanan haji sebelumnya. Selain itu, kebijakan nusuk tetap diaktifkan, sehingga jamaah haji tidak perlu khawatir tentang pelayanan mereka di Arab Saudi.

Kondisi Dunia dan Biaya Tambahan

Marwan Dasopang juga menyampaikan bahwa kondisi dunia yang sedang bergejolak karena konflik dan itu berimbas pada biaya tambahan. Namun, pemerintah telah mengeluarkan anggaran 1,8 triliun rupiah sebagai biaya tambahan, sehingga jamaah haji tidak perlu membayar biaya tambahan.

"Pertambahan biaya tidak di bebani kepada jamaah, karena Presiden Prabowo Subianto tegas mengatakan negara yang akan menanggung biaya tambahan dan tidak di bebankan kepada jamaah," tegas Marwan Dasopang.

Oleh karena itu, jamaah haji dapat fokus pada ibadah mereka tanpa harus khawatir tentang biaya tambahan. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa jamaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan aman.

Layanan Jamaah Haji

Komisi VIII memastikan layanan seluruh jamaah haji, baik terkait transportasi, akomodasi, agar menjadi fokus di Komisi VIII. Marwan Dasopang menyampaikan bahwa Komisi 8 akan berangkat untuk memastikan seluruh layanan di Arab Saudi terlayani secara baik.

"Insya Allah tanggal 18 Mei Komisi 8 akan berangkat untuk memastikan seluruh layanan di arab Saudi terlayani secara baik," ujarnya.

Dengan demikian, jamaah haji dapat yakin bahwa mereka akan mendapatkan pelayanan yang baik dan nyaman selama ibadah haji. Pemerintah dan Komisi VIII akan terus memantau dan memastikan bahwa layanan jamaah haji berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai penutup, pemberangkatan jamaah haji Kloter 2 Asal Langkat merupakan momentum yang sangat penting bagi jamaah haji dan pemerintah. Dengan persiapan yang matang dan pelayanan yang baik, jamaah haji dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan aman.

No Jamaah Haji Tanggal Berangkat Tujuan
1 Kloter 2 Asal Langkat 22 April 2026 Kota Madinah

Demikian informasi tentang pemberangkatan jamaah haji Kloter 2 Asal Langkat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi jamaah haji dan masyarakat luas.

About Albina Potushnyak 379 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*