Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 11 Mei 2026 | Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., meresmikan pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Prosesi peresmian berlangsung khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama saat meletakan batu pertama pondasi gedung fakultas.
Gedung baru fakultas sendiri akan diberi nama Gedung Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. sebagai bentuk penghormatan terhadap Menteri Agama RI atas kiprah keilmuan dan sosial keislamannya, baik sebagai Menteri Agama RI maupun salah satu akademisi pengajar Fakultas Ushuluddin.
Sejarah dan Kontribusi Fakultas Ushuluddin
Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta memiliki sejarah panjang sebagai episentrum studi Islam di Indonesia. Menag menyinggung kontribusi tokoh-tokoh besar seperti Prof. Harun Nasution dan Prof. Quraish Shihab yang lahir dari rahim fakultas tersebut.
"Fakultas Ushuluddin harus kembali menjadi rujukan. Kita tidak hanya menjadi konsumen keilmuan, tetapi harus jadi produsen dalam pengembangan ontologi dan epistemologi keislaman," tegasnya.
Pembangunan Gedung dan Fasilitas
Nasaruddin juga menyoroti pentingnya menghadirkan distingsi keilmuan khas Indonesia serta mendorong transformasi fasilitas akademik berbasis teknologi. Menurutnya, gedung baru fakultas harus dilengkapi e-library, ruang diskusi ilmiah, serta sarana yang mampu membangun ekosistem akademik yang produktif.
"Perpustakaan tidak lagi sekadar ruang buku, tetapi pusat akses pengetahuan digital. Dosen dan peneliti harus didorong aktif mempresentasikan karya dan risetnya," tambahnya.
Pembangunan gedung ini, lanjutnya, merupakan jawaban atas keterbatasan ruang dan fasilitas yang selama ini dihadapi Fakultas Ushuluddin. Ia berharap anggaran pembiayaan pembangunan bisa mencukupi kebutuhan pembiayaan.
Reaksi dan Harapan
Rektor Asep Saepudin Jahar dalam kesempatan yang sama ikut menegaskan pembangunan gedung fakultas ini sejalan dengan capaian global kampus yang kini menempati peringkat ke-29 dunia bidang studi agama-agama versi QS World University Rankings by Subject 2026.
"Ini momentum untuk memperkuat integrasi keilmuan dan meningkatkan kualitas program studi. Kami juga tengah mempersiapkan transformasi menuju PTKN-BH," katanya.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama atas dukungan yang diberikan, seraya berharap pembangunan ini menjadi amal jariyah bersama bagi kemajuan UIN Jakarta.
Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Prof. Ismatu Ropi M.A. Ph.D. menyambut positif pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin ini. Ia berharap pembangunan gedung ini menjadi titik balik penguatan tradisi keilmuan Islam yang unggul, sekaligus mempertegas posisi UIN Jakarta di tingkat global.
"Terima kasih Pak Menteri Agama RI, Pak Rektor, dan para pihak terkait pembangunan. Semoga berjalan lancar dan bisa digunakan secepatnya," harapnya.
Leave a Reply