Kejaksaan Tangkap Tersangka DPO Korupsi ASITA Dispar Kaltara

Kejaksaan Tangkap Tersangka DPO Korupsi ASITA Dispar Kaltara
Kejaksaan Tangkap Tersangka DPO Korupsi ASITA Dispar Kaltara

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 11 Mei 2026 |

Kasus Korupsi ASITA Dispar Kaltara

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara bersama Kejaksaan Agung dan didukung oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, berhasil menangkap seorang tersangka kasus dugaan korupsi Aplikasi Sistem Informasi Pariwisata (ASITA) di Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara. Penangkapan dilakukan pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 12.00 WITA di wilayah Sulawesi Selatan. Tersangka yang berinisial MI atau SE diamankan setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejati Kaltara.

Profil Tersangka

Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltara, Yudi Indra Gunawan, menjelaskan bahwa MI merupakan pihak swasta yang berperan sebagai pelaksana proyek pengadaan aplikasi ASITA. Sebelumnya, MI telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltara sejak 10 Februari 2026, bersama dua tersangka lainnya yang sudah lebih dulu ditahan, yakni mantan Plt Kepala Dinas Pariwisata Kaltara berinisial SMDN dan Ketua DPD ASITA Kaltara berinisial SF.

Penangkapan dan Penahanan

Namun, setelah penetapan tersangka, MI tidak pernah memenuhi panggilan penyidik hingga akhirnya ditetapkan sebagai buronan dan masuk dalam DPO. Setelah sekitar tiga bulan dalam pelarian, keberadaan MI terlacak berada di wilayah Sulawesi Selatan. Tim Gabungan Tangkap Buronan (Tabur) kemudian bergerak dan berhasil menangkapnya di lokasi tersebut. Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Kalimantan Utara untuk diserahkan kepada penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltara. MI tiba di kantor Kejati Kaltara pada Kamis, 23 April 2026, pukul 17.00 WITA, kemudian setelah menjalani pemeriksaan, pada pukul 19.00 WITA ia resmi ditahan di Rutan Polresta Bulungan.

Apresiasi dan Imbauan

Kajati Kaltara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu proses penangkapan hingga buronan berhasil diamankan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tempat aman bagi para buronan, serta mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan pelaku tindak pidana yang masuk dalam DPO Kejati Kaltara. Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pelaku kejahatan lainnya bahwa hukum akan selalu mengejar dan menindak tegas para pelanggar.

Penangkapan tersangka korupsi ASITA Dispar Kaltara ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam memerangi korupsi di Indonesia. Dengan kerja sama yang baik antar instansi, diharapkan dapat mempercepat proses penindakan dan memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi. Masyarakat juga diharapkan dapat terus mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan melaporkan segala bentuk kejahatan yang mereka ketahui.

About Candice Da Silva 370 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*