Situs Portal Berita Stiperamuntai – 06 April 2026 | Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenang Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam tugas misi perdamaian di Lebanon, merupakan prajurit berprestasi selama bertugas.
Penugasan ke Lebanon
Agus menyebut penugasan Mayor Zulmi ke Lebanon merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasinya sebagai prajurit. Penugasan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kemampuan dan prestasi Mayor Zulmi dalam menjalankan tugasnya.
Almarhum merupakan prajurit terbaik yang setiap menjalankan tugas selalu mendapat reward dari satuan dan reward tersebut berupa penugasan misi perdamaian ke luar negeri di Lebanon.
Tugas di Lebanon
Mayor Zulmi saat menjalankan tugas pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan. Tugas tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut.
Penghargaan dan Santunan
Panglima TNI memastikan hak-hak keluarga almarhum telah disiapkan, termasuk santunan dari berbagai pihak. Keluarga almarhum menerima santunan kematian, asuransi serta bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dua anak almarhum juga mendapatkan beasiswa masing-masing sebesar Rp30 juta, santunan kematian sekitar Rp200 juta serta bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang diberikan kepada keluarga almarhum.
Ada juga yang diberikan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah disampaikan ke saya langsung.
Agus menegaskan seluruh bentuk santunan tersebut merupakan bagian dari penghargaan negara atas pengabdian prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas.
Mayor Zulmi merupakan contoh prajurit yang berdedikasi dan berprestasi, yang telah mengorbankan dirinya untuk menjaga perdamaian dan keamanan di wilayah konflik. Pengorbanannya tidak akan dilupakan dan akan menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya untuk terus menjalankan tugasnya dengan dedikasi dan integritas. Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Pendanaan Kasus Ijazah Jokowi
Leave a Reply