Mendikdasmen Pastikan SPMB 2026 Kedepankan Prinsip Inklusif

Mendikdasmen Pastikan SPMB 2026 Kedepankan Prinsip Inklusif
Mendikdasmen Pastikan SPMB 2026 Kedepankan Prinsip Inklusif

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 April 2026 | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mengedepankan prinsip inklusif dan berkeadilan untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh peserta didik di berbagai daerah di Indonesia.

Latar Belakang SPMB 2026

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa SPMB 2026 bukanlah seleksi penerimaan murid baru, melainkan sistem penerimaan murid baru yang bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar kepada semua murid, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta.

Jalur Penerimaan SPMB 2026

Jalur penerimaan pada SPMB 2026 tetap meliputi domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi, sebagaimana tahun sebelumnya. Namun, terdapat penyesuaian pada jalur prestasi akademik. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi komponen tambahan selain nilai rapor dalam seleksi jalur prestasi akademik, dengan persentase yang akan diatur oleh Dinas Pendidikan di masing-masing daerah.

Untuk jalur prestasi non-akademik, cakupan tetap mencakup bidang olahraga, seni, dan kepemimpinan. Ruang lingkup kepemimpinan juga diperluas, tidak hanya terbatas pada Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), juga Pramuka dan perwakilan siswa lainnya.

Pengaturan Teknis Pelaksanaan SPMB 2026

Pengaturan teknis pelaksanaan SPMB 2026 akan disusun oleh pemerintah daerah, dengan kewenangan pemerintah provinsi untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB), serta pemerintah kabupaten/kota untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pemerintah berharap SPMB 2026 tidak hanya menjadi mekanisme penerimaan siswa, tetapi juga menjadi instrumen untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan.

Posko SPMB 2026

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menambahkan pihaknya juga membentuk Posko SPMB 2026 guna memberikan layanan informasi, konsultasi, serta penanganan kendala selama proses pendaftaran.

Posko layanan informasi dan konsultasi ini untuk membantu wali murid maupun calon murid baru apabila ada kendala. Melalui posko yang dibuka ini, masyarakat bisa berkonsultasi terkait di mana saja yang tepat agar calon murid tidak salah memilih sekolah sesuai kemampuan dari hasil nilai akademik dan juga tahapan yang sesuai dengan jalur yang diinginkan.

Posko tersedia secara luring di Kantor Dinas Pendidikan, cabang dinas, dan satuan pendidikan, serta daring melalui laman resmi spmb.jatimprov.go.id.

Aries menegaskan bahwa SPMB tahun ini juga diperkuat dengan layanan berbasis AI untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi secara cepat, mudah, dan responsif sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).

About Marcos Méndez 32 Articles
Dari Semarang, kota yang penuh dengan cerita, Marcos Méndez memulai petualangannya di dunia penulisan sejak 2014, sering membawanya keliling Indonesia untuk menyajikan liputan yang menarik. Sebagai seorang tech enthusiast, ia selalu menggabungkan teknologi dengan passionnya pada buku sejarah, menciptakan perspektif unik dalam setiap tulisannya. Dalam perjalanan karirnya, Marcos Méndez terus mengeksplorasi dan mencari inspirasi baru, membentuknya menjadi penulis yang dinamis dan kreatif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*