Pelaksanaan Upacara Suci IBTK 2026
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 05 April 2026 | Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali menyiagakan tiga pos layanan kesehatan selama pelaksanaan upacara suci Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bali, Dewa Puspa, mengatakan layanan kesehatan disiapkan di area Manik Mas, Bencingah, dan Pesucian dengan melibatkan seluruh fasilitas kesehatan di Bali.
Sebanyak 576 tenaga kesehatan diterjunkan, terdiri dari 144 dokter, 288 perawat, dan 144 sopir ambulans. Mereka akan bertugas secara bergantian untuk melayani pemangku maupun pemedek yang datang bersembahyang. Pos kesehatan di area Pesucian beroperasi 24 jam, sementara dua pos lainnya beroperasi 12 jam.
Layanan Kesehatan yang Disiapkan
Namun, pada akhir pekan dan hari libur, seluruh pos akan beroperasi penuh selama 24 jam mengingat lonjakan jumlah umat. Masing-masing tim terdiri dari satu dokter, dua perawat, dan satu sopir ambulans, dilengkapi obat-obatan serta oksigen statis di setiap pos.
Upacara IBTK di pura terbesar di Pulau Dewata ini berlangsung selama 2 hingga 23 April 2026 dan diperkirakan dihadiri ratusan ribu umat Hindu dari berbagai daerah. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani antara lain nyeri otot, sakit kepala, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), maag, hipertensi, hingga kelelahan akibat aktivitas fisik yang cukup berat.
Persiapan Fasilitas Kesehatan
| No | Fasilitas Kesehatan | Lokasi |
|---|---|---|
| 1 | Puskesmas | Besakih |
| 2 | Rumah Sakit Rujukan | Sekitar Lokasi |
Dalam kondisi darurat, pasien akan dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan yang telah disiapkan, seperti puskesmas dan rumah sakit rujukan di sekitar lokasi. Dinkes Bali juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi fisik sebelum melakukan persembahyangan, termasuk mengonsumsi makanan bergizi serta mematuhi jadwal kunjungan yang telah diatur guna menghindari kepadatan.
Harapan Pemerintah
Dengan kesiapan layanan kesehatan ini, pemerintah berharap pelaksanaan IBTK 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh umat yang hadir. Dinkes Bali berharap masyarakat dapat bekerja sama untuk memastikan keselamatan dan kesehatan selama upacara suci berlangsung.
Upacara IBTK 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan keselamatan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menikmati upacara suci dengan aman dan nyaman, serta dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Kasus Keracunan MBG Jakarta: BGN Tanggung Biaya Korban BBPOM Minta Pedagang Pura Besakih Jaga Higiene Selama IBTK
Leave a Reply